Sabtu, 31 Oktober 2009

Sang Malaikat Cinta

tak seorangpun yang bisa menghapus sebuah peristiwa yang telah terjadi . . .

semua akan terukir indah dalam sebuah waktu . . .

jika biduk itu kembali datang . . .

maka izinkalah aku datang dan menyeberang bersamanya 

hingga ujung usia ku . . . 

kini semua itu akan indah 

ku tunggu belaian tanagn dan dekapan mesramu kembali

dibawah sinar rembulan dan sejuknya angin senja . . .

karena kita bisa kembali satu 

---- satu persembahan untuk Kak Akihiro Kurosawa dan Kak Hareel Alex Skaat dari Abie'- Drie ------

Untuk Kak Akihiro

" karena sesungguh cinta tak akan pernah ada jarak . . . semua bisa dilaluinya . . . orang bisupun selalu ingin mendengarkan suaranya sendiri dan semua pelacur itupun tak akan mau menjajakan dirinya . . . karena sesungguhnya sang malaikat cinta aitu selalu ada disetiap hati manusia yang saling mencinta bukan karena nafsu . . . " dd abie drie untuk kk Akihiro

Kamis, 29 Oktober 2009

Mimpi-mimpiku

Cinta yang dulu ada

Kini telah luntur

Oleh sang waktu yang telah menghilangkan semua

Semua yang telah kita rangkai

Satu demi satu telah pergi menghilang entah kemana

Bagaikan air yang terkena panas sang mentari

Tak membekas sama sekali

Hingga ujung usiaku yang tak tahu sampai kapan

Aku tak kan berhenti berusaha untuk mewujudkannya

Walau aku tahu itu sedikit tak mudah

Tapi jika aku tak berusaha

Mimpi-mimpiku hanya akan menjadi mimpi belaka yang tak berwujud

Hanya saksi-saksi bisu yang kini ku hadapi

Saksi kegagalan yang terus ada

Hingga aku tak sanggup untuk melihatnya

Melihat sebuah kenyataan yang begitu menyakitkan

Hingga aku tak mengerti dengan semua ini

Aku yang hanya dapat terdiam

Air matapun sudah kering untuk menangis

Tapi sebuah semangat harus tetap ada didalam jiwaku

Untuk menjemput semua mimpi-mimpi yang akan segera menjadi kenyataan

Selasa, 27 Oktober 2009

Sadarkah Kita

Saat mentari telah meninggi

Saat semua orang sibuk dengan kegiatan didalam gedung

Ku tak sengaja memperhatikan persawahan yang ada disekitar ku

Ibu-ibu yang menanam pada dengan gigihnya dibawah terik sang surya

Panas

Penuh semangat tak mengeluh

Tapi kita yang bekerja didalam sebuah gedung lengkap dengan pending maish mengeluh

Kerjaan kita tak seberat mereka

Tapi kenapa kita mengeluh

Mengeluh seperti kerjaan kita itu berat

Coba amati sekitar kita yang masih ada persawahan

Tak pernah kan mereka mengeluh . ..

Mereka merasa bahagia dengan apa yang merka lakukan

Tanpa pamrih . . .

Sadarkah kita dengan semua ini . . .

Senin, 26 Oktober 2009

Cukup

Cukup !!!

Semua yang kamu berikan kepada

Semua rasa yang menyakitkan ini

Rasa yang tak kamu mengerti

Rasa pilu yang sangat dalam

Hingga kau tak merasakan semua

Jujur aku tak sanggup untuk melupakan canda tawamu yang khas

Tapi disatu sisi aku telah kamu sakiti

Hingga aku tak tahu harus kemana

Aku hanya menangis mengetahui ini . .  .

Mengetahui semua yang kau katakan

Dengan semua relaita yang ada

Aku yang sudah tak sempurna

Aku yangtak suci lagi

Dengan hanya berharap kepada sang pemilik

Aku yang berserah diri untuk sebuah rasa

Rasa yang telah kau tinggalkan

Rasa yang tak ingin ku rasakan kembali

Cukup satu kali dan itu dari kamu

 

Reza Anak Manja

Jumat, 23 Oktober 2009

Misteri Tawa

Saat semua telah kembali

Kembali kemasa dimana dia mulai mencumbuku

Mungkin ku hanya dijadikan sebuah pelarian

Pelarina dimana aku kan dilukai lagi

Atau malah aku semakin tidak pasti dengan semua yang ada

Hanya sebuah rasa dan sebuah kepastian yang tak mungkin abadi

Kini canda dan tawa itu telah kembali lagi

Riang

Walau ada yang ditutupi tapi aku tak menyesal

Untuk menjadi seorang pemuja

Pemuja rahasia dan yang tak pernah ku pikirkan sebelumnya

Aku yang tak mengerti

Mengerti tentang cinta

Cinta yangtak semestinya

Cinta yang terkadang membuatku merana

Merana dalam kesepian dan tautan cinta

Yang sangat terlarang

Demi sebuah cinta ku relakan semua yang kau mau

Aku tak akan menuntumu

Hingga kau sadar dengan semua yang kau lakukan

Diam  ku tak berartio marah

Hanya sebuah rasa yang kini ku pendam dalam-dalam

Dalam tawa ku tersembunyi sebuah rasa

Untuk Seseorang

Untuk ade ku yang ku sayangi

Aku yang tak mengerti harus berbuat apa

Dengan semua yang ada

Aku yang tak mengerti akan sebuah rasa ini

Rasa yang berbeda dengan semua yang ku rasakan

Aku kini hanya dapat terkapar lemas

Lemas tanpa ada daya untuk . . .

Untuk sebuah rasa yang tak dapatku sebutan

Apakah rasa ini pantas untukmu

Malam kembali datang dan akan segera berganti hari

Tapi aku tak dapat berganti hati

Hati yang telah belum lama kamu sembuhkan

Kini semua rasa yang ku rasakan berbeda

Aku takut jika aku menaggapmu lebih

Lebih dari semua yang ku rasakan

Lebih dari semua . . .

Tangisku saat ini

Tak akan membuatmu berubah

Karena aku telah menyakitimu

Menyakiti perasaanmu

Maafkan aku jika aku salah

Dan semoga Tuhan memberikan aku waktu lagi

Hingga aku bisa menemui dan memelukmu

Hingga ujung waktuku . . .

Untukmu Cintaku

selamat malam
kasih walau malam ini ku harus sendiri lagi tapi ku bahagia dengan semua
bahagia dengan apa yang pernah kamu berikan
kini jika malam ini ku harus sendiri lagi
ku berharap kamu datang dalam mimpiku
indahkan mimpiku malam ini dengan suara canda tawamu . . .
walau mungkin ini yang terakhir . . .
selamat malam cintaku . . .

Minggu, 18 Oktober 2009

Malaikat Kecilku

Aku tak tahu harus berkata apa

Untuk semua yang akan ku katakan padanya

Saat ini hanya satu pinta ku

Aku ingin sekali bertemu dan memeluknya

Aku tak ingin dia hilang begitu saja

Lenyap tanpa bekas didalam hatiku

Tak hanya sebuah kata yang tertimggal

Tapi sebuah kesedihan yang akan menemaniku

Selama aku masih bisa

Aku kan berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk mu

Untuk sebuah persahabatan yang abadi

Tanpa kehadiranmu malam ini . . .

Ku telah mencoba untuk kembali seperti dahulu

Sendiri setiap malam

Tapi dalam kenyataan aku sulit melupakan mu

Walau kehadiranmu belum lama

Tapi itu membuatku saat berarti . . .

Saat-saat dimana aku sedangterjatuh . . .

Kamu hadir . ..

My littel angel . . .

just only for him

kau memecah kesunyian malamku
memberiku sebuah semangat baru
untuk tidak menyerah
ku yang tak tahu makna ini
hanya dapat tertegun sendiri
tanpa hadirnya suara mu
kesunyian kembali menghampiriku
untuk kembali menikmati indahnya malam
suara konser yang telah lama ku tinggalkan . . .
kini ku kembali dengan masa laluku sebelum dia hadir,
kembali sendiri tanpa teman

Sabtu, 17 Oktober 2009

Tanpa Dia Malam-Malamku Kembali Sepi

Kini semua terasa

Saat aku tak dapat merasakan

Apa yang dulu pernah diberikannya

Sedikit senyuman dan sedikit candaan

Candaan mana dari seorang ade yang ingin ku miliki

Tanpa adanya dia

Malam-malamku kembali sepi

Sendiri kembali

Semoga tuhan memberikan yang terbaik untuknya

Aku hanya dapat berdoa

Itu yang bisa ku lakukan . . .

Ku ingin bertemu dan memeluknya

Walau itu untuk yang pertama dan terakhir

Aku ingin dia merasakan kasih sayangku

Begitu juga aku

Denagn adanya ini ku mohon agar

Tuhan memberikan yang terbaik

Karena aku tak ingin menderita

Aku terlalu lemah untuknya

Ade ku sayang

Jangan pernah lupakan kakak ya . . .

Ade hanya kamu yang ada di dalam pikiran kakak

Aku tak mau teradi hal-hal yang tak dinginkan dengan mu

Tiduranlah lelap malam ini bersama hangatanya selimut

Selimut hatiku . . .

Yang akan selalu ada untuk mu

Hanya untukmu . . .

Semoga Sarinah bisa mempertemukan kita esok hari . . .

Aku kan selalu ada untuk mu

Walau aku bukan yang terbaik

Terbaik untukmu sekarang . . .

Yang ada hanya kamu

Selamanya . . .

Jangan buat aku menangis karenamu . . .

Terrenggut

Terkadang ku memang menyakitkan

Tapi aku juga manusia biasa yang mempunyai perasaan

Ku memang bukan yang sempurna

Karna ku tau dengan semua yang ku lakukan

Aku tahu walau semua tak sama dan aku tak begitu yakin

Dengan semua cinta yang kamu berikan

Biarkan aku bebas

Jika kamu tidak bisa membebaskan aku

Biarkan aku apa adanya

Karna aku lebih suka bebas dan terbang kesana kemari

Tanpa apapun yang membatasiku

Walau kamu orang yang ku sayangi sekalipun

Aku tak ingin semua kebebasan ku terenggut

Hanya oleh yang bernamanya cinta

Kini aku ingin menikmati semua yang belum ku nikmati

Tak peduli dengan semua yang ada

Aku bukannya egois tapi aku ingin bahagia dengan semua yang kulakukan

Jumat, 16 Oktober 2009

Untuk Orang Yang Ku Sayangi

Dalam kesunyian malam

Dalam gelap malam yang melindungi

Dalam kesendiriianku

Malam ini terasa berbeda dengan malam sebelumya

Tanpa ada bulan dan tanpa ada bintang

Tak ada suara hewan malam yang biasa menamanimku

Malam ini sunyi senyap

Kudus untuk berdoa . . .

Tapi ku berdiri sendiri ditengah hamparan pohon padi yang menghijau

Walau gelap malam telah menyamarkannya

Tapi aku masih ingat kejadian tadi pagi

Kini hawa dingin telah mulai menusuk tulangku

Jaket ini tak mampu menahannya

Rumput yang ku injah mulai membasah karena embun

Ku beralan menyusurinya untuk menuju rumah

Kini aku rindu akan sebuah ketenangan

Yang seperti dulu

Tapi sekarang setiap sepi hanya ada air mata yang mengalir

Mengalir melepas semua penat yang ada

Setiap ku memikirkannya aku teringat akan jani manisnya

Janji yang manis dari mulut manisnya

Tinggallah sebuah kenangan indah akan dirinya

Dirinya yang pernah memberikan sebuah makna

Tentang kehidupan yang salah ini

Ku telah mencoba untuk berbenah

Tapi . ..

Semua seperti angan yang sulit untuk dibenarkan . . .

Telah banyak janji yang diberikan

Hingga aku terlena . . .

Saat ini tanpa ada dia disisiku

Walau dahulu hanya sebatas . . .

Suara yang diberikan kepadaku . . .

Suara yang dapat membuat tidurku lelap

Hingga sang mentari kembali menghangatkan

Tapi semua itu dulu . . .

Ketika dia masih sayang kepadaku dan membutuhkanku

Sekarang . . .

Apa arti seorang aku . . .

Yang tak berguna baginya dan hanya menganggapku tak ada

Hatiku yang telah terluka dengan semua ini

Berkata lain . . .

Bahwa dia yang terbaik walau  aku tak dapat memilikinya

Bagiku fisiknya tak egitu berarti

Hanya satu yang ku ingat tentang dia

Sebuah janji yang tak akan pernah terhapus

Janji suci tentang kita . . .

Tentang sebuah cinta terlarang

Kini aku hanya dapat menunggumu

Dikesepianku hanya ada kamu seorang . . .

Kamis, 15 Oktober 2009

Tak Tahu Harus Apa

Tak tahu apa yang harus ku kerjakan

Hanya membuang waktu

Kejenuhan yang mulai melandaku

Saat-saat yang indah dulu telah berlalu

Saat semua berebut jam

Sekarang tak ada

Hanya aku dan dia

Semenjak dua manusia itu menghilang

Ku memang bahagia tapi

Sekarang juga terasa dengan tanpanya

Jenuh tapi harus gimana lagi

Semua tak dapat ditolak dan dipungkiri

Harus gimana lagi

Yah, menerima keadaan . . .

Tunggu aja jika sampai tak ada perubahan

Mending tak usah kerja . . .

Jenuh aku ingin libur . . .

 

Tanda-tanda

Wangi itu membuat ku terjagal
Terjagal dari tidur panjangku
Wangi yang tak asing lagi bagi ku
Ku tengok taman samping kamarku
Tapi dia belum berbunga . . .
Tanda-tanda apa ini . . .
Tak ada pengharum yang seperti ini
Sangat natural . . .
Akankah dia menjemputku . . .
Kini tanda tanya ini semakin besar
Hanya senyuman yang kini tersisa
Jika waktu ku telah datang . . .
Maapkanlah semua kesalahanku
Yang mungkin banyak sekali . . .

Senin, 12 Oktober 2009

Menunggu Ajal

Ku tak tahu harus kemana lagi untuk melangkah

Telah banyak jalan ku tempuh

Hanya untuk sebuah rasa cinta yang telah lama tersembunyi

Dalam gelap dan bentang jarak

Kini rasa itu telah memudar

Seiring dengan ketidak percayaan kepadaku

Tangisan air mata ini ternyata tak ada gunanya

Lelah yang ku dapatkan

Sebuah rasa yang kini tak ingin ku mengenalnya lagi

Persetan dengan cinta . . .

Karena cinta ku begini

Tak pantas memang ku menyalahkan cinta

Tapi kenyataan itu ada

Hingga ku terlah terkulai lemas dalam pelukan sang waktu

Menunggu dan menunggu

Kapan sang ajal akan menemuiku

Akan membawaku ketempat yang abadi

Hanya cinta suci yang akan datang menemaniku

Menemaniku dalam kesendirianku

Dan keabadian yang segera menyelimutiku

Sesaat lagi . . .

And Then Him Kiss

Ciumlah aku

Sayanglah aku

Kini aku tak tahu harus berjalan kemana

Untuk mencari cinta sejatiku

Yang telah lama menghilang

Sepi dan kepiluan ini telah setia menemaniku

Hingga ujung waktu yang tak tentu

Hanya ada sebuah kasih sayang

Yang akan selalu hidup didalam hatiku ini

Kan memberikan secercah cahaya yang indah

Ku yakinkan bahwa cinta ini adalah murni

Tiada salah aku memilih

Terkadang . . .

Cahaya itu redup

Dan terkadang cahaya itu kembali bersinar

Dengan terangnya hingga menyilaukan

Walau terkadang aku tak percaya akan hal itu

Tapi sang malaikat berkata lain tentang sebuah cinta

Cinta yang sangat indah

Dan sering kali banyak yang datang membawa luka

Sabtu, 10 Oktober 2009

Can't Make Me Love You

Jangan pernah buat ku jatuh cinta lagi

Dengan semua rayuanmu dan kata-kata sayangmu

Hanya satu yang hal ingin ku ungkapkan

Aku tak dapat memaksakan cintaku kepadamu

Begitu juga sebaliknya

Aku yang tak bisa berbuat apa-apa

Aku yang terlena akan semua janjimu

Yang tak bisa ku ubah baik dalam kehidupanmu

Keseharianmu

Yang ada hanya sebuah rasa tergila-gila padamu

Untuk mencintaimu

Dimana kamu sekarang disaat aku tak menemukanmu

Hatimu berada diamana saat aku berusaha mencarinya

Walau sekarang aku tahu

Aku harus merelakan kamu

Untuk kebahagianmu kepada laki-laki itu

Kepada seorang yang lebih dariku

Semoga dengan kepergianmu aku dapat menemukan

Menemukan yang lain

Tapi kini semua bayangan mu masih ada didalam pikiran ku

Hingga aku bener-bener menemukan hal yang dapat menggantikan kamu

Karen kedatanagmu lah yang membawaku ke sini 

Biduk-biduk

Malam semakin dingin

Ku telah datang untukmu

Untuk sebuah pengertian

Pengertian akan arti sebuah cinta

Kini cinta itu telah datang

Apakah cinta itu akan benar-benar datang padaku

Ku telah lelah menunggu untuk kedatangannya

Lelah ini telah pergi dan lenyap bersama angin lalu

Angin yang membawa biduk-biduk lelah

Biduk-biduk yang telah membuat kita berbeda

Biduk yang membuat kita bahagia

Terkadang dengan ini kita datang

Dengan itu pula kita pergi

Terkadang kita tak tahu akan arti sebuah cinta

Cinta yang terkadang aneh 

Ku tak pantas untuk mu

tak berartinya aku
tak bergunanya aku
tak ada yang mencinta dan sayang kepadaku
hanya ada bait-bait kata-kata tentang dia
tak ada seorangpun yang mengerti aku
dalam keputus asaan ku
kini hanya ada lembah-lembah kegalauan
tak ada kebahagian untuk ku
tapi jika kamu tulus
kamu tak akan melupakan ku
janji-janji manis mu kepada ku
akan menjadi petaka bagi mu
walau aku hanya orang biasa
yang tak pantas disisimu untuk mu . . .

Untuk Mu, Untuk Ku, dan Untuk Dia

Kisah-kisah ini akan abadi
Kisah cinta antara kita
Kisah yang akan selalu ada untuk kita
Ini sebuah kisah nyata tentang cinta terlarang
Adam Drie atau Drie Adam atau Adrie, aku dan Rizal Alfian
Yang telah terukir dalam sebuah kata-kata
Inikah akhir dari semua . . .
Semua asa yang ada dalam sanubariku
Ku akan mencoba untuk tak mengingat
Sosokmu kan abadi dalam relungku
Tak akan ada yang dapat menggantikan
Hingga aku telah tiada . . .

Kamis, 08 Oktober 2009

Yang Menghianati Ku

Walaupun aku tak akan melupakan kamu

Aku hanya tak sanggup untuk menghapus

Tapi aku akan berusaha

Untuk menjadikan kamu sebagai kenangan

Yang pernah mengisi hidup ku

Walau hanya sebentar tapi arti dirimu

Melebihi apa yang ku punya

Kamu sangat berarti bagiku

Saat ku tak tahu harus bagaimana untuk semua ini

Aku hanya seorang yang lemah

Aku bukan orang yang kuat dan bergelimangan materi

Aku hanya seorang pelacur yang murahan

Tak seperti apa yang kamu kira

Apakah sebuah kasih harus dibuktikan dengan materi?

Kini aku telah mengerti dengan semua tingkahmu

Walau aku tak rela jika kamu bersamanya

Tapi janji-janji manismu itu akan selalu ada dan menghantuimu

Janji-janji yang telah kamu berikan kepadaku

Itu harus kamu tepati

Walau aku hanya dapat menatap wajamu dari balik sebuah tirai kematian

Aku yang tak pantas untuk mu

Tapi aku berharap kepadamu

Hanya satu pintaku saat ini

Inginku menemuimu walau aku harus merelakan nyawaku

Ku hanya ingin menatapmu

Sebuah tatapan untuk terakhir kali

Sebuah Kisah Yang Terlupakan

Sebuah kisah yang terlupakan

Kisah tentang seoarang yang sangat disayang

Saat-saat yang kini entah kemana

Disaat ku mulai mencintainya ternyata

Aku tak mendapatkan rasa tersebut

Rasa yang telah lama hilang entah kemana

Kini aku hanya akan mencari sebuah arti yang nyata

Tentang sebuah arti kesetiaan dan arti cinta

Yang ku lakukan hanya akan terus mencari cinta sejati tersebut

Cinta dimanakah engkau berada

Aku selalu menunggumu ditempat biasa

Kenpa kau tak datang juga

Aku hanya diem dengan semua ini

Semua yang ku rasakan hanya akan menjadi sebuah teka-teki

Semua talah datang kepada ku

Sebuah kisah yang terlupakan dari seorang pelacur

Yang kini tak akan mengerti dengan semua hal itu

Hanya materi yang dipikirkannya hingga

Hingga semua berubah

Air mata ini telah kering untuk meratapi semua yang ada

Kini hanya ada sedikit kekuatan

Sebuah asa yang tersisa untuk ku dan untuk semua

. . .

Aku tak pernah ingin disakit Aku juga tak mengerti kenapa aku disakiti Yang kini ku tau aku terlanjt sakit Hanya sang rembulan yang indah Diantara kegelapan yang ada Kini cahaya emas itu telah menyinari rumput yang mulai basah Bahas tertimpa embuh malam yang sejuk Ku tatap langit malam ini Hanya dia yang muncul Dengan anggun dan kesendirian yang ada Tak ada yang pengiringnya yang selalau memukau Dengan semua kerlipnya Entah harus kemana aku mencarinya Suara alam yang indah Penuh dengan sebuah harmoni Harmoni yang tak mengenal kata fals Semua indah terangkai dalam nada-nada Nada-nada yang indah dan tak terasa Semua telah mambawaku kelarut malam Malam yang semakin dingin Dan dengan adanya malam ini maka Semua akan terasa indah Merdu dan tak ada ketimpangan Hanya sedikit waktu yang dapat ku luangkan Dingin ini tealh menusuk tulang ku

Cumbuan

Malam yang tak akan tergantikan oleh siapapun

Malam yang tak ada duanya

Malam . . .

Sunyi sepi dan senyap

Hanya ada nyanyian sang burung hantu yang semakin lirik

Hanya itu yang setia

Setia menemaniku

Hingga waktu datang tuk melupakan semua penat ini

Sedikit hal yang membuatku semangat

Ketika larut telah datang untuk menjemputku

Ku tinggalkan semua yang ada

Hanya berbalut kain tipis yang menyelimuti tubuhku

Hingga terbayang sedikit lekuk tubuhku

Yang mempesona para penikmatnya

Hingga sang fajar menyambutku

Bila aku beruntung

Tapi bila tidak . . .

Aku hanya dapat lelah

Kegilaanku terhadap dunia ini telah lama

Ambisiku telah menghancurkan semuanya

Kenikmatan sesaat yang ku rasakan

Seperti biasa hanya daalam hitungan menit

Aku harus dapat melayani semua yang mau menikmatiku

Jangan sampai lengah

Cumbuan itu . . .

Walau aku tak mau tapi aku harus menjalankannya

Demi kehidupanku

Tak Tahu Judul Yang Tepat

Akan kembalikan ke sebuah kegagalan yang akan menghantui ku . . .

Dimana hawa dingin ini kembali mengerayangi tubuhku yang mungil ini, dingin ini ingin segera ku gantikan dengan sebuah kehangatan yang liar dan buas . . .

Ku susuri jalanan dan ku lihat kerlip lampu kota yang indah dan menawan

Mana pujaan hatiku dan yang memuja fisik ku . . .

Mana para pencariku, mana . . .

Ku butuh kalian malam ini untuk menghangatkan kembali

Nadi ku yang telah melemah

Karena dinmgin malam ini tak seperti malam-malam biasanya

Sendiri disini

Duduk terpaku

Hanya ada suara-suara binatang malam yang sendu

Suara yang tak seperti biasanya

Suara kemenangan dengan riangnya

Dingin kini yang menyergap ku

Tanpa ada yang menghangatkan ku

Tanpa ada sebuah kehangatan yang membahagiakan aku . . .

Pemuas Nafsu


Seperti bisa malam ini

Malam ku yang akan ku habiskan sendiri

Seperti malam—malam yang telah lalu

Aku masih setia dibawah pohon ini

Menantikan adatangnya seseorang yang akan merubahku

Merubah semua yang ada

Sang rembulan telah meninggi

Sang bintang entah pergi kemana

Kini hanya hawa dingin yang menyelimuti

Rintik hujan membuyarkan lamunanku

Hingga semua yang ku rasakan hanya dingin

Basah semua pakaian yang ku kenakan

Tak ada yang menghangatkan aku malam ini

Tak akan ada makan untuk esok hari

Hujan yang terkadang membuatku banyak uang

Tapi terkadang juga membuatku menderita

Kini penderiataan yang datang kepadaku

Kepada para pemuas nafsu