Sabtu, 09 Mei 2009

ajakku

Aku sangat senang dengan dia karena dia orangnya terbuka dan tidak tertutup sama sekali. Langsung berkata apa adanya tanpa adanya kerahasiaan. Tanpa rasa malu. Aku juga senang dengan dia ketika dia bilang ingin sembuh dari apa yang dia alamai saat ini. Aku hanyalah orang biasa yang ingin merubah ke arah yang lebih baik. Aku juga hanya mencari teman sebanyak mungkin untuk aku ajak ke arah yang lebih baik. Aku mendalami dulu apa yang mereka lakukan terus aku ingin mengajak mereka kearah yang lebih baik lagi . . .

Perjalanan ku Bagian 1

Perjalananku dimulai dari stasiun Patukan, Yogyakarta menuju Pasar Senin, Jakarta. Tuntutan tugas yang mengharuskan aku kesana. Aku sebenarnya tidak menyukai hal ini tapi harus gimana lagi, aku sudah terlanjur janji dengan teman-teman facebook area Jabodetabek untuk ketemuan di Gedung Sharinah Thamrin Jakarta Pusat. Aku ingin menjadikan yang selama ini baik akan selau baik dan aku ingin menanamkan bahwa aku akan menepati janjiku. Baik itu pada diri sendiri ataupun orang lain.

Perjalananku sempat tertunda satu jam karna ada masalah dengan kereta yang aku tumpangi. Aku ingin semua yang aku jalani berguna. Baik untuk aku maupun untuk orang lain. Aku sempat berkenalan dengan beberapa orang, salah satunya Ibu sri dan keluarganya. Di dalam perbincangan singkat aku dapat mengetahui bahwa mereka mempunya masalah dengan kesehatannya. Bertukar informasi dan ngobrol kesana-kemari tanpa ujung. Aku selalu open mind untuk semua dan kami pun berbagi ilmu tentang kesehatan yang pastinnya karena mereka megalami diabetes militus dan tergolong tipe 1. 


Aku Terperangkap

Aku terperangkap
Terperangkap oleh rasa rindu
Rindu untuk mencintai dan dicintai
Tapi aku takut akan apa yang terjadi
Terjadi akan disakiti atau menyakiti
Aku takut bila disakiti
Aku tidak ingi menyakiti
Yang aku inginkan hanya untuk
Untuk membahagiakan orang yang aku sayangi 


Berganti

Hari berganti
Bulan berganti
Waktu terus bergulir
Bergulir meninggalkan kesepian
Kesepian yang semakin membuatku terpana
Terpana pada diriku sendiri
Aku hanya ingin menjadikan diriku yang terbaik
Terbaik pada pilihanku
Walau . . . 
Banyak orang yang belum bisa menerima
Menerima semua keputusanku
Keputusan yang menurut orang lain itu salah
Aku hanya ingin menjadikan semua 
Semua ini baik dan benar
Lurus seperti kebanyakan orang
Orang yang sama dan seperti . . .
Seperti orang lain . . . 



Kesepianku

Kesepianku terkadang membawa duka
Terkadang membawa lara
Membawa kebahagian yang semu
Semu dalam semua hal
Yang aku rasakan hanya duka lara
Duka lara yang selalu hadir dan menyelimutiku
Menyelimuti hatiku yang semakin
Semakin membuatku pili
Pilu dalam kesendirianku . . .


Inspirasi with Aa Yudha Setyawan

Aku adalah sehelai daun
Dua musim melepasku
Jatuh kebasahan dan terinjak
Kering terbawa angin dan melayang ?
Tak ada yang mengharuskan ku ke barat
Saatku pergi ke timur . . .
Angin yang mengharuskanku ?
Dan aku berjalan diudara bersamanya . . .
Bersama debu yang berterbangan
Tak pernah mengenal siang atau malam
Aku terus melayang menanti hari
Tanpa tahu kemana akan pergi
Pergi dan kapan harus kembali . . . 


 
Terinspirasi dari Aa Yudha setyawan di Ciparay. At 11:48 am 08052009


Aku Menangis

Aku menangis sendiri disini
Aku menangis karna aku ingiin sekali
Dekat dengan sahabatku
Tapi aku tidak tahu harus kemana
Untuk mencarinya . . .
Aku menangis disini
Menangis karna rindu . . .
Rindu akan kebahagiaan yang pernah
Pernah diberikan olehnya kepadaku . . . 
Aku menangis dalam kesendirianku
Kesendirian menunggu
Menunggu akan datangnya dia
Aku menunggu . . .
Dari detik demi detik hingga . . .
Hitungan hari hari yang telah berganti
Aku menangis disini . . . 
Untuk dirinya dan rasa rindu
Yang pernah dia berikan selama ini . . .
Aku ingin dia datang padaku . . .
Disaat aku sendiri dan kesepian
Aku ingin dia selalu ada disini
Disetiap aku sendiri
Dalam duka dan laraku
Dalam kebahagiaanku juga
Yang tiada hentinya menghibur di dalam hidupku
Aku ingin semua datang
Datang untuk menghibur
Walau hanya dalam hayalan . . .
Hayalan yang akan membawa . . .
Membawaku ketempat yang bisa membuar aku 
Bahagia . . . .

  Yogyakarta, 30 April 2009