Minggu, 07 Juni 2009

tangisku

air mata ini menetes
membentuk aliran sungai
sungai yang ada dikedua pipiku
aku menepiskan semua tapi
air ini semakin banyak
semakin membentuk anak-anak sungai
aku tak tau harus bagaimana
aku hanya diam sendiri memberikan suatu keputusan
untuk melupakan
semua yang pernah ada di hati ini
aku hanya diam kembali termenung
menunggu siapa yang akan memberikan dan
mengisi hati ku saat ini
dimana pangeran hatiku saat ini ?

ku tatap

ku tatap langit malam ini
indah dengan rasi bintang yang berkelip
deburan ombak memecah heningnya malam ini
pasir yang menjadi alas duduk ku hangat
angin yang lembut berhembus
membawa kelembaban
semua terasa begitu seimbang
sang rembulan pun tersenyum
ku berjalan menyusuri pasir yang hangat
menuju kearah datangnya cahaya lampu
aku berhenti sejenak
memandang sekitar
tak begitu sunyi
kehangatan yang terasa
kapan ku dapat merasakan semua ini ?

malam kembali sunyi

malam ku kembali datang
aku kembali sendiri
disini di tengah sawah malam malam
hanya untuk mendengarkan suara orkestra alam
yang merdu tanpa adanya falseto
komposisi yang harmoni dan selaras
tarian kunang-kunang yang berkelip sekalian memberikan cahaya indahnya
aku terpesona
hal yang telah lama tak bisa ku rasakan
setelah lama hidup dikota
yang penuh dengan kebisingan
suara kendaraan bermotor
tapi disini sunyi senyap

yang ku tau

aku memang bukan pujangga
bukan juga penyair
bukan penulis
bukan artis
bukan siapa-siapa
yang aku tau adalah
aku adalah seorang diri
yang banyak dibenci
dicaci
dimaki
tapi terkadang aku dibutuhkan
aku bukan penghibur
tapi aku selalu ingin menjadi yang baik bagi mereka
yang membenci aku
mencaci aku
menghina aku
karna aku bukanlah pembenci
aku juga bukan malaikat
aku hanya manusia biasa

Yuni Shara - Return Of The Condor Hero




lagu yang sanagt lama adan menjadikan sebuah legenda . . .

Semoga

Semoga semua tak ada yang marah denagn semua ini
Aku hanya ingin ada yang tahu
Akan apa hubunganku dengan seseoarang 
Yang selama ini aku selalu puja dia 
Yang aku tahu
Ku tak akan melupakan dia untuk saat ini
Aku yang hanya menerima dia apa adanya
Dia baik aku baik dia jelek sekalipun 
Aku akan tetap menerimanya
Aku yang tak pernah melupakan
Aku hanya ingin menjadikan semua yang terbaik
Tanpa membedakan siapapun yang ada
Baik dirupa belum tentu baik dihati
Buruk dirupapun belum tentu buruk dihati 
Aku mencarimu yang bisa memberikan 
Ketenangan dalam hal ini kasih sayang  


Bunga

Ku ingin menjadi sebuah bunga
Bunga yang tak sombong dan tak angkuh
Aku juga tak ingin menjandi yang selalu harum
Aku tak selalu suci dan tak menjadi lamabang ke abadian
Aku hanya ingin apa adanya
Bukanlah mawar atau melati
Hanya ingin menjadi bunga yang berguna
Bagi semua yang ada
Aku hanya ingin menjadi kan semua indah
Seua yang terpandang
Memandang akan keindahan semua 
Biarlah akau tak berguna 
Tapi aku saling melelngkapi semua 
Yang ada di selilingku
Aku yang selalu bahagia 
Jika melihat buanga tersebut 
Walau tak berharga
Dia akan menjadi yang paling dilihat
Kenpa ?
Karna dia hanya bunga rumput
Yang mungkin tak akan kamu liat dan kamu cium
Tapi dia sangat berguna
Untuk semua . . . .