Dingin sepi kini yang menemaniku
Setiap malam-malamku
Dan kini sepi telah menjerat ku
Air matapun tak sanggup untuk aku tahan
Terkadang aku kuat dan tegar seperti batu karang
Tapi aku terkadang juga lemah selemah embun
Yang mudah menguap ketika terkena panas
Maafkan aku sayangku yang telah keliru utuk mencintaimu
Sunggu gairah jiwamu yang mendustakan cintaku
Tapi aku kan selalu mencoba untuk membenarkan apa yang kamu rasa
Kini kembali sepi yang menantangku
Semua akan aku lawan untuk menyatakan
Bahwa aku tak keliru mencintaimu
Walau aku berdosa telah mencintaimu
Maafkan aku sayangku
Karena hasrat ku tak lagi dapat dibendung
Maafkan aku sayangku
Drie Adamku yang ku sayang