Alam Indonesia begitu mempesona... Jangan ambil apapun selain gambar, Jangan bunuh apapun selain waktu, Dan Jangan tinggalkan apapun selain jejak. Mari lestarikan alam Indonesia... From Indonesia with love...
Sabtu, 12 Maret 2011
pemuas napsu
Tak berbuat melampiskan hasrat
Telah terbendung dalam kantung-kantung
Yang mulai penuh
Birahi-birahi yang memuncak
Menginginkan pelepasan
Untuk memuntahkan semua isi
Untuk melemaskan otot-otot yang mengeras
Melemaskan pikiran-pikiran yang mesum
Walau hanya sedikit hampar
Namun tak ingin sendiri
Mencari pemuas napsu yang haus
Akan muntahan-muntahan dari kantong-kantong yang penuh
Berbau anyir dan sedikit lengket
Tetes-tetes yang dapat melemaskan
Serta memuaskan gejolak birahi . . .
Senin, 18 Oktober 2010
kan ku tanggung jawabkan semua perbuatanku
saat mentari kembali datang
memberikan sebuah kehangat untuk pagi ini
memberikan sebuah keindahan
menyambut jiwa yang sepi
jiwa yang selalu ingin diramiakan oleh orang-orang yang berduit
dengan imbalan tubuh yang mulai melunglai
kini saat pagi dan hangatnya mentari hadir kembali
meninggalkandinginya malam
memberikan ku lelah
setelah semalaman bergulat dengan lelaki lain
namun hanya lelah yang ku rasakan
entahlah
mungfkin duniaku belumlurus
inginku masih bergumul dengan lelaki-lelaki tampan
yang kuat dalam memuaskan nafsuku
namun ku tak mengerti akan semua
hanya sebuah kesenangan mungkin yang ku dapatkan
kini tubuhku telah renta
tak sperti dahulu lagi
yang mampu untuk ditiduri bebrapa lelaki dalamsemalam
kini
rasa sakit yang hadir disetiap malam ku yang dingin
tak tertahankan
hanya senyum nyinyir menahan sakit
senyum yang tak seperti dahulu
penuh dengan daya pikta
namun apa daya semua berjalan
tak akan ada yang abadi
baik dengan fisikku maupun pelacuranku
ingin ku nikmati hari tua ku dengan anak-anak ku
anak hasil pelacuranku
yang entah mana ayah kandungnya
namun semua ini akan ku besarkan dengan penuh tanggung jawab
Jumat, 05 Maret 2010
Pelacur
Akankah aku selalu begini
Dengan semua yang ku jalani ini
Melacurkan diriku kepada setiap orang yang mengagumi tubuhku
Saat-saat yang indah itu kini tlah sirna
Tapi aku terlancur mnikmati kepelacuranku ini
Dengan sedikit imbalan yang tak layak ku menjual tubuhku
Tapi kenikmatan yang ku dapatkan lebih dari itu
Lebih dari harga yang mereka bayarkan untuk tubuhku
Hanya ada sedikit peluh yang ku nikmati
Selebihnya adalah rasa puas
Namun hati kecil ini selalu berkata
Bahwa itu bukanjalur yang ku ambil
Tapi aku tak datap mengelak
Aku harus berusaha keras agar
Aku mendapta apa yang ku impikan
Dengan berbagai cara telah ku lalui dan ku jalani
Tapi kenapa aku semakin buruk
Derngan semua yang ku rasakan
Aku hanya tinggal sendiri kini
Kerjayaankutelah terenggut oleh usia
Kini ku nikmati semua yang masih bisa ku nikmati
Dengan sejuta peluh yang ada dan menemaniku
Ku rasakan sedikit hal yang sangat luarbiasa ketika aku
Aku jatuh kedalam apa yangtak pernah ku nimkati sebelumnya
Sepertinya dunia pelacuran adalah duniaku
Apakah aku tak bisa melepas pelacuran ini
Semua menjadi tanda tanya untukku
Untukku yang tak menghiraukan semua yang ada
Kini air mata tak akan pernah terteteskanlagi dalam dunia
Dunia yang hanya dianggapsamapah bagi orang yang sok suci
Suci dengan apa yang ada
Suci dengan kenyataan yang harus mereka hadapi
Jangan pernah memnuafikkan keadaan ini
Semenjak kita telah tahu apa yang kta kerjakan
Pelacuran bukanlah hal yang hina dimataku . . .