Tampilkan postingan dengan label why. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label why. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Mei 2009

Why

Sepi dengan keadaan ku yang sekarang
Sepi tanpa orang yang menyayangi
Aku sendiri disini dengan semua 
Semua keraguan yang ada
Aku hanya ingin menjadi yag terbaik
Terbaik dalam semua hal
Walau banyak yang tak suka dengan ku
Tapi aku kan menerima semua dengan sebuah 
Sebuah keikhlasan yang sangat
Sangat dalam dengan semua ini . . .



Kamis, 05 Maret 2009

why

Aku memang seorang bajingan yang terkadang tidak mematuhi apa yang telah aku dapatkan. Karena aku hanya ingin menuntaskan jurnal ilmiah ku tentang penyimpangan seksual dari segi laki-laki yang selama ini masih dianggap tabu.

Tapi aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan faktor-faktor yang menurutku bisa sangat detai jika aku langsung terjun kedalam dunia ini. Aku harus bisa! Bukannya setiap hari aku selalu ada naskah dan berperah sebagai seorang yang berbeda dalam dunia radio? Apakah salah jika aku ingin menuntaskan rasa penasaranku dengan langsung menulis dalam blog dan aku mencari data-data tersebut dengan cara aku sendiri? Aku terkadang bimbang dengan orang-orang yang hanya memandang sebelah mata.

Key . . .

Mungkin inilah jalanku, yang memang sengaja banyak yang aku posting tentang hal ini, karena aku athu hal ini akan membuat pro dan kontra.

Buat aku itu hal yang wajar dmn ada seorang penulis pasti disitu akan ada sebuah tanggapan. Walaupun aku masih baru dengan dunia ini tapi aku telah menikmatinya.

Aku belum mendapatkan apa yang aku inginkan. Sebuah jurnal yang sangat mendekati aslinya. Aku mengingkan itu, jadi selama ini pengorbananku tidak sia-sia. Mata kuliah Psikologi yang menjadi taruhannya karena itu akupun rtela untuk melakukan riset yag aku biayai sendiri dan aku lakukan mandiri. Hanya ada segelintir orang saja yang mau untuk menjadi obyekku sendiri. Orang-orang yang terdekat dari diriku. Arya, Amin, Aman, Om Ali, semuanya aku jadikan obyek yang menurutkku itu mudah untuk dijadikan bahan dan yang pasti adalah aku tidak ingin kehilangan satu momen dalam hal ini termasuk aktipitas apa yang serig mereka lakukan dalam dunia ini. Walau tidak sekelam dunia yang pernah aku lalui, sebagai seorang gigolo yang mungkin tidak mempunyai harga diri sama sekali. Aku tidak ingin mengecewakan orang-orang tersayangku yang akan telah ku ungkapkan dengan sebuah kat-kata degan titel "Puisi kebimbangan" yang tidak tahu kenapa aku menulis hal itu yang ku sendiri belum tahu apa maknannya. Hanya sebuah corat-coret yag tak bermakna.

Semua orang boleh memandamngku negatip tapi akukan selalu memandang dengan positip karna aku yakin masih banyak jalan yang harus aku lalui.

Semangat itu yang harus aku kumpulkan. Karena tugas itu makin hari makin  menyempit waktu yang harus selesaikan. Mana masih ada tugas yang lain lagi. Inilh aku yang selalu mengadakan penelitian walau tida sekomplek asekarang ini dan tidak sedetai ini tapi . . .

Itu semua belum cukup yang aku rasakan hanyalah cinta ini tidaklah tak sesempurna yang aku inginkan. AKu menyadari bahwa semua di dunia ini tidak ada yag sempurna tapi setidaknya masih ada harapan untuk menjadi yag terbaik diantara yang telah memburuk. Aku tidak mau untuk kehilangan apa yang telah aku capai. Karier dan sebangsanya yang telah aku susuh payah jalani dari bawah. Tapi aku yakin suatu saat besok aku juga akan turun dari tahta itu. aku yakin dengan itu semua. Tak ada yang tak dapat terjadi didunia ini.Dari yang mungkin menjadi tidak mungkin dan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Semua berasalah dari pola pikir dan impian apa yang akan kalian capai . ..

 

Kamis, 26 Februari 2009

Kenapa

Ada yang salahkah dengan pilihanku menjadi seorang pecinta sesama ?

Padahal aku sendiri sebelumnya aku juga tidak pernah berharap untuk menjadi seperti ini. Tapi apa mau dikata, semua dah terlanjur terjadi dan yang tidak pernah aku sesali adalah banyak dari kita yang ternyata masuk dalam dunia seperti ini bukan karena kemauan tapi karena suatu kebiasan dan kurangnya kasih sayang dari figur seoarng ayah.

Buat aku sendiri juga sama, bukan karena aku terlahir dari keluarga yang memang broken. tapi aku memang sangat sedik mendapat perhatian dari seorang ayah.

Kenapa ?

Karna aku memeng dari kecil orang yang sangat bandel dan biasa seperti anak-anak cowok yang lainnya. Aku sendiri mulai menyadari semenjak aku kenal Arya. Dalam tulisanku sebelumnya dia pernah aku ceritakan.

Awal mulananya ketika pertengahan semter 1 di SLTP, karena menggunakan sistem rolling class dan kebiasaan burukku adalah terlambat masuk kelas dan terkadang nyasar sana-sini. Seperti kebiasaan Arya yang sering masuk kelas ku yang ternayata dia tidak ada mata pelajarannya. sebel pertama kali melihatnya tapi kenyataan lama kelamaan aku menjadi sangat sayang.

Aku tidak akan menambanh panjang tulisan ini dengan pengalaman aku, sedikit intermezzo sudahlah cukup untuk mengetahui sejak kapan aku mulai berbeda dengan semua orang terutama pribadi seorang cowok. Bagaikan gayung disambut aku mendapatkan yang lebih banyak lagi tentang orang-orang yang siap menerima aku apa adanya dan yang terpenting adalah kasih sayang yang mereka berikan kepadaku selama ini.

Arya, hanyalah satu dari beberapa orang yang bisa dengan tulus memberikan kasih sayangnaya pada aku. Walau sekarang aku sudah tidak berhubungan lagi tapi arti sebuah kasih yang pernah diberikan tetap bisa terasakan sampai sekarang.

Banyak orang yang memandang denga sebelah mata, tapi tidaklah semua pecinta sesama itu buruk. Mereka hanya memdang dari sebagian dari oknum yang dengan sengaja menjelekkan kita.

Jangan pernah berubah dan jangan pernah untuk berhenti berusa menjadi yag terbaik di dalam diri kita yang paling kita sayang ini.