Tampilkan postingan dengan label duka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label duka. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Rintihan Pilu

malam tak berbintang

rembulanpun tak pernah datang

konser alam yang membisu

membekukan hati yang telah lesu

penat dengan segala hal

instrument-instrument alam kembali membisu

digantikan dengan rintik air mata

yang membuatku semakin

dalam kesendirian waktu

dalam kesenjangan yang ada

namun ku harus kuat tuk mengahdaoi ini

tak akan selamanya ia pergi

tak akan selamanya ia menghilang

ia akan selalu hadir dalam mimpi indahku

ia akan memberikan sebuah semangat dikala aku rindu

ia yang kini entah dimana

menggantikan semua posisi yang ada

menggantikan hari-hari yang penuh dengan pilu

senyum fajar esuk kan lebih baik dan membawa sebuah perubahan

perubahan yang kan membawaku kedepan

tuk kembali menyongsong cita-citaku yang dulu pernah hilang . . .

Minggu, 08 Januari 2012

Tentang Rasa Yang Terpendam

lama tak ku tuliskan tentang cinta

lama tak ku curahkan tentang cinta

lama ku tak ingin mengenal cinta

namun sosok yang dulu telah tiada kini kembali

kembali membawa sebuah kisah yang baru

kisah yang telah lama tak ingin ku ulang

kisah tentang cinta yang menyakitkan

namun didalam hati kadang bertanya

bertanya tentang sebuah hal yang sangat tak enak

tentang arti cinta yang semestinya

yang tak sepatutnya kita pertanyakan

namun kini ku bertanya tentang kita

tentang masa depan kita

jika kamu berpaling kembali

mungkin aku tak akan percaya akan arti sebuah cinta

cukup engkau yang mengisi seluruh relung hatiku

yang akan membeku dalam hitungan detik

namun telah lama ku menyendiri disini

tuk menikmati apa yang mereka sebut sebuah rasa

rasa yang mereka agungkan dengan sebutan kasih

disini aku telah menyadari bahwa hadirmu akan selalu memberikanku sebuah kebahagiannya

walau itu hanya ada dalam khayalku

sebuah khayalan seorang pemuja

yang samapai sekrang tak tahu akan sebuah arti rasa kasih

karena bagiku hanya kamu yang menjadikan aku memiliki sebuah harapan

tentang arti sebuah kasih sayang


Senin, 15 November 2010

Pagi Yang Indah

Pagi ini seharusnya indah

Seharusnya penuh senym dan penuh makna

Tapi kini dalam semua yang ada

Ku hanya terdiam tanpa kata

Menyaksikan semua yang telah ada

Perang mulut pun terjadi

Mungkin bisa lebih daripada itu

Namun ku hanya terdiam

Menyaksikan semua ini

Menangis tanpa air mata yang terjadi

Kini ku disini sendiri menikmati semua seperti sedia kala

Berdiam dan bergelut dengan semua yang ada disini

Tanpa ada beban dan tanpa ada paksaan

Kenapa harus aku yang harus begini

Apakah sebelumnya memang seperti ini

Seenaknya sendiri

Tak tahu ku dengan ini

Ku hela nafas panjang dan ku muntahkan dengan semangat tanpa sesal 

Biarlah gejolak ini terbuka dan ia mengetahuinya sendiri