Alam Indonesia begitu mempesona... Jangan ambil apapun selain gambar, Jangan bunuh apapun selain waktu, Dan Jangan tinggalkan apapun selain jejak. Mari lestarikan alam Indonesia... From Indonesia with love...
Selasa, 06 Maret 2012
untukmu dievolusi dan sebuah kenangan akan dirimu
Minggu, 29 Januari 2012
ia kembali
kembali ia kepangkuanku
kembali ku merasakan dekap hangatnya
kembali sudah harapanku
walau asa itu tak akan bertemu kembali
namun ku yakinkah bahwa aku masih sayang
kini aku harus bisa berbagi
berbagi dengan keadaan
dimana aku harus sadar bahwa ia telah bersama yang lain
namun dalam hati masih ada namaku
ingin ku peluk erat dan tak ku lepas dirimu
namun apa daya yang terjadi
ia lebih memilih yang lain
Minggu, 08 Januari 2012
Tentang Rasa Yang Terpendam
lama tak ku tuliskan tentang cinta
lama tak ku curahkan tentang cinta
lama ku tak ingin mengenal cinta
namun sosok yang dulu telah tiada kini kembali
kembali membawa sebuah kisah yang baru
kisah yang telah lama tak ingin ku ulang
kisah tentang cinta yang menyakitkan
namun didalam hati kadang bertanya
bertanya tentang sebuah hal yang sangat tak enak
tentang arti cinta yang semestinya
yang tak sepatutnya kita pertanyakan
namun kini ku bertanya tentang kita
tentang masa depan kita
jika kamu berpaling kembali
mungkin aku tak akan percaya akan arti sebuah cinta
cukup engkau yang mengisi seluruh relung hatiku
yang akan membeku dalam hitungan detik
namun telah lama ku menyendiri disini
tuk menikmati apa yang mereka sebut sebuah rasa
rasa yang mereka agungkan dengan sebutan kasih
disini aku telah menyadari bahwa hadirmu akan selalu memberikanku sebuah kebahagiannya
walau itu hanya ada dalam khayalku
sebuah khayalan seorang pemuja
yang samapai sekrang tak tahu akan sebuah arti rasa kasih
karena bagiku hanya kamu yang menjadikan aku memiliki sebuah harapan
tentang arti sebuah kasih sayang
Rabu, 16 Maret 2011
Rindu Purnama
meninggalkan sejuta makna
diantara kebersamaan
canda tawa
kasih sayang
memberikan sebuah semangat baru
ketikan semua akan usai
tapi ku tak ingin usai
senandung purnama yang mulai bersinar
menyisihkan kelam kepada malam
sinaran nan indah menyapu kalbu
kerinduan akan sebuah kejujuran cinta
cinta sang purnama yang penuh keraguan
hingga tak terasa
fajar pun menyingsing
mengusir sang purnama
kedalam peraduannya
yang membuatku semakin bertanya
akan kasih yang diberikan untukku
dalam menemaniku malam-malam itu
oh purnamaku
akankah ku dapat menunggumu
ataupun sebaliknya
tetes air matapun mengalir
demi kamu
kebimbangan datang kembali
ketika ku tatap semua telah berlalu
hanya aku sendiri disini
mendengar teriakan ombak yang bekerjaan
dan siulan angin
yang membuatku menyiut
membekukan keberanianku
hingga aku tersungkur
diatas pasir yang bergoyang
dan gelap sudah pandangan ini
yang kulihat hanya seberkas sinar
yang menjemputku
untuk menemanimu
dimalam-malam yang dingin
Gamping, 160311
Sabtu, 12 Maret 2011
Bara kasih yang terenggut
Berhimpitan
Tiada hari tanpa suaranya
Saat itu
Namun saat ini
Kesendirian
Tanpa teman yang ada
Hanya ada celah-celah hati yang retak
Hanya ada sisa-sisa bara yang mulai padam
Menghilang hangatnya
Dalam sapuan angin malam
Dalam tetesan air yang memadamkan
Namun kesedihan dan kepatah asaanku
Tak membuatku terpuruk
Tak membuatku tergoyah
Hanya sedikit asa yang kini mulai ada
Membangkitkan gairah yang telah padam
Untuk menghangatkan dan memberikan kasih sayang
Yang sama seperti dulu
Tak berbeda
Minggu, 02 Januari 2011
untuk kesendirian
dalam ramainya lalu lalang manusia
entah apa yang ku pikirkan
hanya ada nama dan sosoknya
yang kini mulai menghilang
entah-entah kemana
selamat pagi untuk semuanya
salam sayang untuknya
namun semua rasaku
dinistakan dengan
sebuah keegoan
rasa yang dulu ada
kini telah hilang
tanpa ada kata yang indah terucap
maapkan aku jika aku tidak indah
saat indah bersamamu
hanya tinggal kenangan . . .
Senin, 28 Juni 2010
Introductions Cinta
Cinta kini melukaiku lagi
Dalam keindahan hari
Dalam keramaian malam
Yang sendu
Tetesan air
Seakan tak berhenti
Setia menemaniku
Dalam saat-saat tertentu
Hanya ada asa yang kini ku lambungkan
Hanya diam yang ada
Dalam kepiluan yang ada
Tanpa berpikir lagi
Tanpa suatu hal yang terhambatkan
Kini saat semua serasa hancur
Tak bertepi dengan semua yang ku rasakan
Hanya ia yang mungkin mampu untuk menenamiku
Dan menghiburku
Namun malam-malam yang ku rasakan bersamanya
Kini enggan lagi menyatukan
Hanya pilu dan kesenduan yang ku nikamti
Dikesendirianku
Dalam lamunanku
Dalam sepi ku
Hanya kata-kata yang mampu untuk menemaniku
Kini ku nikamati semua
Sabtu, 25 April 2009
Cinta
Cinta yang kini aku rasakan
Telah hancur menjadi debu
Debu yang membawa luka dihadi
Luka yang tak mudah untuk
Disembuhkan tapi aku . . .
Aku yakin akan datangnya
Sebuah keajaiban yang akan membawa
Membawaku kedalam
Kedalam alam nyata . . .
Aku sekarang terbuai dan dan terluka
Oleh sebuah cinta
Cinta yang selalu diagungkan
Diagungkan oleh banyak ummat manusia . . .
Aku sudah tidak lagi merasakan
Merasakan lagi datangnya cinta
Kapankah aku dapat merasakan
Merasakan cinta yang akan membawaku terbang tinggi
Ke dalam istana yang terkadang membuat
Membuat hati ini duka lara