Alam Indonesia begitu mempesona... Jangan ambil apapun selain gambar, Jangan bunuh apapun selain waktu, Dan Jangan tinggalkan apapun selain jejak. Mari lestarikan alam Indonesia... From Indonesia with love...
Rabu, 16 Maret 2011
Rindu Purnama
meninggalkan sejuta makna
diantara kebersamaan
canda tawa
kasih sayang
memberikan sebuah semangat baru
ketikan semua akan usai
tapi ku tak ingin usai
senandung purnama yang mulai bersinar
menyisihkan kelam kepada malam
sinaran nan indah menyapu kalbu
kerinduan akan sebuah kejujuran cinta
cinta sang purnama yang penuh keraguan
hingga tak terasa
fajar pun menyingsing
mengusir sang purnama
kedalam peraduannya
yang membuatku semakin bertanya
akan kasih yang diberikan untukku
dalam menemaniku malam-malam itu
oh purnamaku
akankah ku dapat menunggumu
ataupun sebaliknya
tetes air matapun mengalir
demi kamu
kebimbangan datang kembali
ketika ku tatap semua telah berlalu
hanya aku sendiri disini
mendengar teriakan ombak yang bekerjaan
dan siulan angin
yang membuatku menyiut
membekukan keberanianku
hingga aku tersungkur
diatas pasir yang bergoyang
dan gelap sudah pandangan ini
yang kulihat hanya seberkas sinar
yang menjemputku
untuk menemanimu
dimalam-malam yang dingin
Gamping, 160311
Selasa, 20 Juli 2010
purnama malam ini
Purnama malam nan indah
Memberikan suasana tenang
Larur dalam kedamaian
Kerlip sang kunang-kunang begitu indah
Memberikan keindahan diatas danau
Bercampur dengan pantulan sang purnama
Nyanyian hewan-hewan malam begitu merdu
Mengajak kembali pulang kedalam kedamaian
Yang mungkin telah lama ditinggalkan
Dan kembai ku disini
Disebuah desa
Tanpa hiruk pikuk
Tenang dan memberikan kenyamanan
Malam yang semakin larut
Dingin yang kembali menyapu wajahku
Bersamaan angin malam yang berlalu
Membelai dengan lembut disini
Didahan pohon yang ku duduki
Kembali ku pandang kearah danau
Masih terlihat sinar sang purnama
Namun ada sesuatu yang hilang
Entah kemana perginya
Ku susuri semua dengan kedua mataku
Yang mulai mengantuk
Sudut demi sudut
Dan jengkal demi jengkal
Tarian kunang-kunang yang telah tak ku lihat
Kini telah lenyap dari pandanganku
Ku turu dari tempatku duduk
Berjalan menenbus
Hamparan padi
Hanya bertatahkan sinar purnama
Nyanyian sang burung hantu membuatku tercengang
Diam
Tal bergerak dari tempatku berdiri
Mencoba menyusuri dengan pandangan mata
Namun tak ku temukan apapu n
Kembali ku menyusuri jalan setapak
Menikmati belaian sepoi-sepoi angin malam yang dingin
Ah, malam semakin larut . . .
Mata semakin mengantuk
Dan ku akhiri semua dengan senyum bahagia
Untukku
Untukmu
Dan untuk semua
19 Juli 2010 08:45pm