Tampilkan postingan dengan label rindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rindu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Mei 2012

jembatan rindu

" tiada lelah air mata. ku hanya bisa memandangmu, bingkai lukisan dirimu  "


telah lama ku kembali sendiri. tanpa seorang yang menemani. hanya dalam keterpurukan dan rasa yang mungkin telah mati, aku disini tak menyesal dengan apa yang telah ku lakukan, tiga tahun sudah ku tak bersua dengan dirinya. perubahan telah terjadi, kematangan emosional dan perubahan sikap telah mendewasakan. renggekan manjapun telah berubah. telah dilupakan diriku dalam kesehariannya, namun tak akan bisa melupakan sebuah memori yang telah terjadi. hingga kini, aku masih disini. masih menunggu kehadiranmu kembali walau itu sudah tak mungkin. sedikit kata untukmu ketika aku kembali teringat dirimu, tetesan air matapun tak dapat tertahankan. rinduku ingin bersamamu namun semua mungkin tak akan terjadi kembali, perbedaan yang kini memisahkan . . . 

Rabu, 18 Januari 2012

Kebimbangan Hati

rasa dalam hati ini berkecambuk

antara bahagia sedih duka dan lara

namun ku harus tegar tuk melewati ini

karena kebahagiaan mereka itulah yang utama

namun ku sadari akan satu rasa yang mengganggu pikiranku

tentang dia

yang telah ku anggap sebagai saudara

namun rasa dalam hati ini berbeda

ku tahu dia telah ada yang memiliki

dia telah berkeluarga

hanya tangis bahagia yang kini ku rasakan

dan akupun harus mengubur semua angan dengannya

Selasa, 17 Januari 2012

Rindu Yang Tak Tersalurkan

ketika rasa rindu kembali hadir 
hanya sebuah bait lagu yang menemaniku 
malam ini tuk mengusir rasa rindu tersebut
tapi rindu ini sangat menggangguku 
walau tlah ku usir jauh-jauh
bukan maslaah siapa dia yang ku sayang dan ku rindu 
namun hanya masalah apa yang tak seharusnya terjadi
kenapa 
kenapa kamu tak mengetahuinya padahal ia ada di dekatmu 
apakah ini rasa yang tersembunyi
hanya kuduk yang berdiri setiap aku berdekatan denganmu 
udara dingin ini kan membawaku mendekat kepadamu
ingin ku peluk dan kucumbu dirimu 
namun aku tak dapat meraihmu 
hanya bayang tentangmu yang selalu terlukis indah
dalam angan-anganku
air mataku pun sudah tak berarti 
jarak adan alam yang berbeda ini membuatku sakit 
rindu yang tak tersalurkan
hasrat yang menggunung
tak akan pernah terpuaskan
tanpa hadirmu disini 
disampingku 

Selasa, 19 April 2011

Rasa rindu

Lama tak bersua
Lama tak merasa
Hanya butiran air mata yang menghantarkan
Menghantarkan bulir-bulir rindu
Yang telah menyesak didada
Tak mungkin ku bersua
Tak mungkin ku bersetubuh
Hanya mimpi untuk saat ini
Ku berjalan entah kemana
Mengikuti langkah kaki
Mengalir bagai air
Menuju hilir
Melepas semua raga untuk dapat bersua
Namun semua sia-sia
Hanya kepedihan yang kembali merasuk dada
Menikmati sukma yang telah tiada
Dalam bingkai layar kaca . . .
Dalam alunan musik kesayangmu . . .
Yang dapat menghiburku

Rabu, 16 Maret 2011

Rindu Purnama

Senandung lembayung jingga sore itu
meninggalkan sejuta makna
diantara kebersamaan
canda tawa
kasih sayang
memberikan sebuah semangat baru
ketikan semua akan usai
tapi ku tak ingin usai
senandung purnama yang mulai bersinar
menyisihkan kelam kepada malam
sinaran nan indah menyapu kalbu
kerinduan akan sebuah kejujuran cinta
cinta sang purnama yang penuh keraguan
hingga tak terasa
fajar pun menyingsing
mengusir sang purnama
kedalam peraduannya
yang membuatku semakin bertanya
akan kasih yang diberikan untukku
dalam menemaniku malam-malam itu
oh purnamaku
akankah ku dapat menunggumu
ataupun sebaliknya
tetes air matapun mengalir
demi kamu
kebimbangan datang kembali
ketika ku tatap semua telah berlalu
hanya aku sendiri disini
mendengar teriakan ombak yang bekerjaan
dan siulan angin
yang membuatku menyiut
membekukan keberanianku
hingga aku tersungkur
diatas pasir yang bergoyang
dan gelap sudah pandangan ini
yang kulihat hanya seberkas sinar
yang menjemputku
untuk menemanimu
dimalam-malam yang dingin

Gamping, 160311