Tampilkan postingan dengan label lama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

ironisnya sebuah sepur klutuk


Sinten numpak sepur 

bayare setali

mung iki sepur dhur

tekan pasar legi 

ojo do suk sukan 

ngajeng tasih longgar

cedak nggon supiran

janji gelem mbayar 

monggo rodo geser 

anak kulo nangis

mergo kroso ngelih

mengjo ngejak mulih

e . . . e . . . tapak jaran tatu miring 

miring neng betawi 

ono ledhek mbuka topi

topi gone dhuwur

kreto api jare sepur

sepur mubeng minger

--- arasement ulang gamelist gamler ---


sebuah lagu dolanan anak atau lagu mainan anak yang keberadaannya sudah sangat jarang ditemui. apalagi dengan kondisi sekarang dengan maraknya industri musik yang semakin menyisikan lagu-lagu anak-anak. mungkin keprihatinan ini terjadi tidak hanya saya seorang namun banyak pemerhati anak yang mulai nanar dengan realita sekarang, bagiaman tidak ketika kita bertanya kepada anak-anak usia 7 sampai dengan 12 tahun mereka bahkan tak tahu akan lagu " sepur klutuk " ataupun lagu " cublak-cublak suweng ". sungguh ironis dibanyak negara lagu-lagu budaya kita dilestarikan namun di negara sendiri seakan lagu-lagu tersebut telah mati. 


Selasa, 01 Mei 2012

jembatan rindu

" tiada lelah air mata. ku hanya bisa memandangmu, bingkai lukisan dirimu  "


telah lama ku kembali sendiri. tanpa seorang yang menemani. hanya dalam keterpurukan dan rasa yang mungkin telah mati, aku disini tak menyesal dengan apa yang telah ku lakukan, tiga tahun sudah ku tak bersua dengan dirinya. perubahan telah terjadi, kematangan emosional dan perubahan sikap telah mendewasakan. renggekan manjapun telah berubah. telah dilupakan diriku dalam kesehariannya, namun tak akan bisa melupakan sebuah memori yang telah terjadi. hingga kini, aku masih disini. masih menunggu kehadiranmu kembali walau itu sudah tak mungkin. sedikit kata untukmu ketika aku kembali teringat dirimu, tetesan air matapun tak dapat tertahankan. rinduku ingin bersamamu namun semua mungkin tak akan terjadi kembali, perbedaan yang kini memisahkan . . . 

Senin, 03 Januari 2011

guratan

ku torehkan tinta ini
membentuk guratan-guratan indah
memberikan sebuah makna
sebuah senyum yang indah dalam dirinya
mengalihkan semua perhatianku
mengalihkan pandanganku
sejak awal
sejak pertama
senyum manis itu
tak akan lekang
oleh sang waktu
kesabaran dipantai saat berdua
terasa sangat mengayomi
tak inginku pergi
tak inginku tertinggal
tak ingin berpisah
namun rasa ini
tak mungkin terungkap
hanya ada dihati
senyum indah itu
akan selalu ada