Tampilkan postingan dengan label akibat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akibat. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

tetes penyesalan

malam kembali hadir

mambawa kesunyian bagi jiwa yang mulai lelah

memberikan sebuah ketentraman dalam ketenangan

batin yang bergejolak

hati yang mulai layu

membawa tetes-tetesan air mata

pengharapan kepada Yang Maha Esa

menidurkan ego yang meninggi

membuka hati agar lebih lapang

namun ketika

semua dihadapkan dnegan kenyataan apa yang terjadi

tak akan ku percaya akan kekuasaan-Nya

yang terkadang tak berpihak kepadaku

namun semua ini telah berubah

apa yang menurutku baik belum tentu baik di mata-Nya

dalam sunyi malam ini

dalam kesendirian aku termenung

berintropeksi dengan apa yang telah ku lakukan hari ini

Tuhan terima kasih aku masih bisa menghirup udara untuk hari ini

rasa syukurku kepada-Mu yang dulu terlupakan

akan limpahan berkahmu

kini membuatku tersadar ketika ujian Engkau berikan kepadaku

tetesan air mata penyesalan ini

semoga membuatku semakin dekat kepada-Mu ys Robbi

Sabtu, 19 Desember 2009

Akibat . . .

Kini sekaranag aku tahu dengan semua

Semua yang kamu inginkan

Aku yang tak akan memaksakan semua yang ku mau

Aku tak akan egois

Mungkin keegoisanku hanya akan membuatmu menderita

Tapi dibalik itu semua ada maksud baik untukmu

Untukmu yang mau merubah

Mungkin kata-katamu itu telah berbalik kepadamu sendiri

Sakit bukan merasakan apa yang kamu bilang itu terjadi pada dirimu sendiri

Bukan aku sok suci . . .

Tapi kini semua telah terbukti . . .

Karena aku juaga pernah mengalamai apa yanga kamu alami

Kini aku tak menyesal . . .

Karena aku sudah berakali-kali memperingatakan kamu

Tapi . . .

Hanya ada jawaban yang keluar dari mulutmu

Setelah semua kembali kapada apa yang kamu ucapkan

Terasa bukan sakitnya . . .

Ku sejujuranya tak tega tapi . . .

Aku sendiri tak bisa berbauat banyak

Karena semua berawala dari uacapanmu . . .

Sabtu, 12 Desember 2009

Akibat Perbuatanku

Mungkin ini semua akibat perbuatan ku

Kini semua penyakit datang kepadaku

Aku yang terlalu menikmati

Semua yang diberikannya

Sekarang aku dalam kondisi akut

Yang tak akan tau sampai kapan ku akan sembuh

Dulu aku yang selalu tak mau mengkonsumsi obat

Sekarang . . .

Tanapa obat aku tak kan dapat bertahan

Semua telah menjalar keseluruh tubuhku

Imunitas yang telah lemah

Hingga aku terjatuh dari tangga

Saat ini ku paksakan ragaku untuk bekerja

Tak mungkin aku hanya diam pasrah

Aku membutuhkan juga

Materi untuk berobat

Tapi aku tak ingin ada yang tau tentang apa yang ku alami

Aku . . .

Bersembunyi walau enatah kapan juga akan diketagui

Setikdaknya ketika ajal akan menjemputku . . .

Walau masih mungkin ada sisi lain yang akan ku ambil

Hikmah dari semua ini