Tampilkan postingan dengan label malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malam. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

tetes penyesalan

malam kembali hadir

mambawa kesunyian bagi jiwa yang mulai lelah

memberikan sebuah ketentraman dalam ketenangan

batin yang bergejolak

hati yang mulai layu

membawa tetes-tetesan air mata

pengharapan kepada Yang Maha Esa

menidurkan ego yang meninggi

membuka hati agar lebih lapang

namun ketika

semua dihadapkan dnegan kenyataan apa yang terjadi

tak akan ku percaya akan kekuasaan-Nya

yang terkadang tak berpihak kepadaku

namun semua ini telah berubah

apa yang menurutku baik belum tentu baik di mata-Nya

dalam sunyi malam ini

dalam kesendirian aku termenung

berintropeksi dengan apa yang telah ku lakukan hari ini

Tuhan terima kasih aku masih bisa menghirup udara untuk hari ini

rasa syukurku kepada-Mu yang dulu terlupakan

akan limpahan berkahmu

kini membuatku tersadar ketika ujian Engkau berikan kepadaku

tetesan air mata penyesalan ini

semoga membuatku semakin dekat kepada-Mu ys Robbi

Rabu, 02 Mei 2012

ke sunyian malam

malam kini hadir kembali tuk menyelimuti jiwa yang lelah

yang telah lama menunggu tuk beristirahat 

dalam sebuah peluk dan kasih 

sinaran emas purnama yang indah 

diiringin bintang-bintang nan berkelip dengan indahnya

menambah suasan syahdu

romantisme malam yang telah lama terlupa 

nyanyian alam yang kembali ku nikamti 

gemercik air dan paduan suara dari binatang malam yang menghibur 

penuh dengan keharmonisan tanpa ketimpangan 

kedatangan sang penari malam dengan membawa sinar-sinar nan memukau 

melambai-lambai dengan garis-garis nan indah 

memukau mata yang memandangnya 
hingga ku tak ingin beranjak
walau hanya sebentar 

Senin, 30 April 2012

kisah malam

mentari telah beranjak pergi keperaduannya 

senja datang dengan lembayung nan elok diufuk barat 

ketika rintik air mulai berjatuhan 

memberikan ketentram kepada jiwa yang haus 

membawa hawa sejuk bagi jiwa yang panas

menentramkan jiwa yang bergejolak

menetralkan degup kencang dalam hati 

angin yang berkejar-kejaran membuat jiwa ini kembali berucap 

menenangkan apa yang telah terjadi 

air yang menetes semakin rapat

membasahi daun-daun yang kering 

malampun kini telah beranjak 

waktu yang terbunuh dengan sia-sia

hanya ada emosi yang kini melanda

menuntun akal sehat tuk kembali 

menikmati dunia kelam yang kini ada dihadapanku 

merasuk pada jiwa yang sepi 

tanda ketenangan 

gundah gulana yang ku hadapi

antara mengikuti atau diikuti 

antara benar atau salah 

dan diantara nafsu-nafsu yang tak terkendali 

terselip diantara hati yang bimbang 

malam yang dingin 

tanpa hamparan bintang 

tanpa sinra purnama

hanya hamparan gelap yang tak berbatas 

Rabu, 29 Desember 2010

aku tak biasa

maapkan aku
bukan maksudku untuk semua ini
hanya mencari ketenangan batin
tak pernah ku rasakan
tak pernah ku sangka
hanya karna dia
kau lupakan aku
kenangan-kenangan indah
didalam memori
tak akan terhapuskan
tak akan tergantikan
malam-malamku
sunyi tanpa suaramu
tanpa rengek manjamu
namun
kini ku harus terbiasa
terbiasa untuk sendiri
walau melupakanmu sangat sulit
aku tak biasa seperti ini
aku tak biasa tanpa
dirimu yang kusayang

Kamis, 23 Desember 2010

malam yang memudar

malam indah
tanpa bulan bintang
hening memudar
nyanyian samar-samar
hewan-hewan malam
memberikan ketengan dihati
malam yang indah
ingin ku nikmati kembali
dengan orang yang kusayangi
dengan mereka yang peduli
malam semakin larut
nyanyian yang semakin memudar
dan mimpi indah yang tlah terlewati
menyisakan sebuah kenangan
tentang bayanganmu
yang kini kurasakan
menjauh dan menghindar
tak seperti . . .
namun semua adalah pilihan
untuk yang terbaik

Senin, 15 November 2010

Sepenggal kisah malam dengan mu

Ku ajak malam ini untuk menikmati apa yang ku nikamti

Panorama malam yang begitu indah

Ditengah sawah dijalan nan sepi

Tak terlalu banyak yang berlalu lalalng

Hanya aku dan kamu

Disini duduk dibawah menikamti malam

Menikmati nyanyian alam yang begitu merdu

Serta gemercik air yang meneduhkan hati ini

Hanya berdua dan menyelesaikan sebuah dongen yang tertunda

Entahlah ini bagian yang berapa akupun tak menghitungnya

Hanya kebersamaan kakak dan seorang adik yang kini berada jauh menerawang

Jauh kedepan ditemani sang kunang-kunang yang menari diantara kesendirian kita

Memberikan sebuah kebahagian

Memberikan pemandangan yang mungkin adhe jarang temui dikota

Pemandangan yang indah

Walau sang rembulan menghilang dibalik tahtana

Dan tak juga ada sang bintang

Hanya rembulan yang menjadikan kita pelipur lara

Tanpa sengaja air matapun telah meleleh

Diujung keresahan dan kegundahan malam ini

Manjamu tak akan hilang dalam setiap hariku

Malam ini akan menjadi malam terindah untuk kita

Malam yang tak akan pernah terhapuskan dalam sebuah memori waktu

Hingga usia ini yang akan menutup semua kenangan ini

Ku akan menjadi kakak sekaligus sahabat untuk mu

Menjadikan semua yang terbaik apa yang kamu minta  

Rabu, 08 September 2010

malam dingin

Malam yang dingin

Ku berbaring disini sendiri

Tanpa teman

Telah lama ku berharap

Namun kenangan denganmu tak mungkin terlupakan begitu saja

Malam yang syahdu

Semua ku berikan kepadamu

Walau ku tahu

Kau akan meninggalkanku esuk hari

Jika tugasmu malam ini telah selesai

Dan entahlah . . .

Kapan ku bisa menikmatimu lagi

Deru ombak dan wangi pasir serta cahaya lilin

Yang menjadi saksi kita

Gubuk-gubuk peristirahatan yang nyaman

Angin laut yang menerobos masuk

Menggoyahkan nyala lilin

Memberikan suasanya romantis

Dingin yang menyerbu

Telah tergantikan dengan hanganya dekapanmu

Hati yang dulu bimbang kini telah terobati

Walau . . .

Esuk akan kembali sakit

Tulusku untukmu

Entah kamu telah berapa kali ku tak peduli

Guratan cerita pantai masih membekas

Memberikan ruang tersendiri

Hingga detik ini ku tak dapat berlari

Berlari untuk mengganti hati

Walau kau akanmelupakanku

Namun kamu akan selalu ada dihatiku

Dukamu adalah dukaku

Bahagiamu adalah bahagiaku

Namun dukaku belum tentu menjadikan duka pada dirimu

Inilah aku

Aku yang selalu ingin menjadikanmu

Orang yang berarti

Dan mengartikan kasih sayang

Namun malam ini ku sendiri

Hanya bayangan tentang kamu yang ku rasakan

Bayangan yang membekas didalam hati

Tetes air mata tak terasa jatuh

Semua kenangan tentang dirimu

Kan selalu ku simpan

Entah telah berapa lembar kisah–kisah ini

Kisahku tentang kamu

Namun ku sadar dengan semua yang ku punya

Ku bukanlah orang yang berada

Kisah ini ku tutup untuk malam ini

Walau ku sendiri

Namun hangatnya dirimu tak akan tergantikan

Samapai kapanpun . . .

Senin, 28 Desember 2009

Malam

Malam dingin ini aku sendiri kembali Hanya ada embun dan sang hewan malam Tanpa adanya hal yang menyenangkan Bukan karena apa Ku nikmati malam ini dengan kesendoroan Kesendirian yang selalu bersamaku Saat ku sendiri dan saatku bersama yang lain Aku selalu menyendiri Tak tahu kenapa Aku hanya tak ingin semua tau Kini aku yang hanya dia utuk semua itu Menutup dirisaat malam datang hingga pagi menjelang Kini saat semua telag terbuka dengan jelas aka aku . . . Aka kembali menatap sesuatu yang indah itu kembali Sesuatu yang dulu pernah matih Karena kepergiiannya . . . Bersamanya ke alam kekal sana Kini ku beranikan diri ini untuk kembali membuka Membuka untuk sebuah cinta Cinta yang kini melabuh kehatinya Hati yang indah dan penuh warna Saat-saat malam kembali datang Aku sudah dengan seorang yang ku sayangi Kini saat semua telah menjadi satu Menjadikan berjuta warna untukku Tanpa adanya kesamaan . . . Kau datang padaku saat ini , , , Semoga kau tak mudah pergi meninggalkan aku . . . Aku sangar berharap dengan kamu . . .

Minggu, 10 Mei 2009

malam

Malam yang tak berbintang menemaniku
Aku kembali sendiri
Menikmati indahnya malam ini
Malam yang ingin aku habiskan sendiri
Dengan ditemani ingatan masa lalu
Masa lalu yang begitu membuatku bahagia . . .


Rabu, 08 April 2009

malam

Malam semakin larut dengan meningginya sang rembulan nan elok. Yang menyinari diantara kegelapan malam. Hening tanpa keributan kendaraan bermotor. Hanya suara jangkrik seperti biasa yang memang membeikan keramaian malam hari ini dan malam-malam sebelumnya. Suara alam yang sangat harmonis diantara kepiluan yang aku rasakan saat ini. Hampa hati ini setelah aku mengetahui bahwa orang yang aku sayangi telah pergi meninggalkan aku disini sendiri. Aku hanya dapat berharap agar dia mendapatkan yang terbaik. Sedih senang semua itu adalah dua sisi yang tidak dapat dipisahkan, semua pasti ada. Terkadang kita harus merasakan keduanya walau secara tidak bersamaan.

Langit begitu indah dan hamparan rumput mulai tesibak memantulkan kemilau sinar sang rembulan yang sangat indah. Semua binatang bersorak gembira, melupakan kesedihan yang ada. Semua kita jalani apa adanya tanpa adanya perbedaan. Yang berlalu biarlah berlalu dan menjadi sebuah pelajaran dan kenangan untuk kita. Kita hanya akan mengulangi hal yang belum kita dapatkan dan kita akan membiarkanhal yang sudah kita bisa.