Tampilkan postingan dengan label sesal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sesal. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

tetes penyesalan

malam kembali hadir

mambawa kesunyian bagi jiwa yang mulai lelah

memberikan sebuah ketentraman dalam ketenangan

batin yang bergejolak

hati yang mulai layu

membawa tetes-tetesan air mata

pengharapan kepada Yang Maha Esa

menidurkan ego yang meninggi

membuka hati agar lebih lapang

namun ketika

semua dihadapkan dnegan kenyataan apa yang terjadi

tak akan ku percaya akan kekuasaan-Nya

yang terkadang tak berpihak kepadaku

namun semua ini telah berubah

apa yang menurutku baik belum tentu baik di mata-Nya

dalam sunyi malam ini

dalam kesendirian aku termenung

berintropeksi dengan apa yang telah ku lakukan hari ini

Tuhan terima kasih aku masih bisa menghirup udara untuk hari ini

rasa syukurku kepada-Mu yang dulu terlupakan

akan limpahan berkahmu

kini membuatku tersadar ketika ujian Engkau berikan kepadaku

tetesan air mata penyesalan ini

semoga membuatku semakin dekat kepada-Mu ys Robbi

Jumat, 11 September 2009

Tangisan Sesal Seorang Pelacur

Tangisan ini kembali mengalir

Tangisan terakhir yang tak ada akhirnya

Walau aku tahu pekerjaan ku salah

Tapi aku tak mau memandang itu salah atau benar

Hanya air mata yang mengalir

Aku memanglah pelacur

Pelacur yang masih banyak diingkan oleh semua lelaki

Berapa lelaki yang telah meniduriku

Walau ada satu titik cahaya cinta yang datang

Rela akan memiliki ku walau aku cacat

Rusak dan tak berupa sekalipun

Apa kah itu cinta yang ku cari . . .

Aku tak pernah percaya akan cinta

Karena aku taleh menikmati kehidupan ku

Kehidupan sebagai seorang pelacur . ..

Yang tak akan pernah percaya akan cinta, Tuhan, dan takdir

Tapi kenapa semua pergi ketika aku percaya akan cinta

Semua tak pernah ada

Tak ada cinta

Tak ada lelaki

Tak ada wanita dan tak ada hidup

Hingga aku ingin mengakhiri hidupku

Waktu kecil aku merasa itulah kehidupanku yang sempurna

Walau pasangan kecilku itu telah pergi tanpa sebab

Kini aku yang tak percaya lagi akan cinta

Dihadirkan kembali dengan masa laluku

Dihadirkan kembali akan orang masa lalu ku yang telah lama pergi

Apakah kau hanya yakin kepada satu lelaki ini

Dan satu wanita yang kini hadir dalam hidupku

Apakah ini akan berlanjut lagi . . .

Hingga tak akan terpisahkan oleh sang waktu dan sang takdir

Walau aku sadar dengan semua kesalahan ku

Tapi aku yak bisa melupakan kesenangan saat aku melacur

Hingga aku seperti ini

Galau dalam semua tindakan ku

Hanya itu yang ada dalam diriku

Dia bukan dewi

Dia juga bukan sang dewa

Aku yang dulu pelacur murahan . . .

Tapi sekarang . ..

Aku ingin berubah

Melupakan semua kepalacuranku

Gombal yang bilang bila ada lelaki yang menghargai wanita

Hanya karena nafsu mereka begitu

Begitu juga wanita yang hanya memandang fisik lelaki . . .

Kita memang berhak

Untuk merasakan nikmat cinta

Bukan bercinta dengan pelacur murahan seperti ku

Tak berguna aku telah menangis semalam

Karena aku memang ditakdirkan sebagai seorang pelacur

Tak akan ada tangisan terakhir lagi sebelum aku mati

Tangisan penyesalan seorang pelacur

Tangisan yang tak berguna . . .

 

Kini semua tak ada gunanya

Semua kekuatan itu hanya palsu

Tak ada yang abadi

Kecuali kekuatan Tuhan

Kini aku percaya akan Tuhan

Yang memberikan aku cinta

Memberikan kidup dan takdir

Aku percaya itu.

Saat-saat yang dulu sulit untuk di lalui

Kini semua mimpi dan asa ku tak akan pernah terwujud . . .

Karena perasaanku telah . . .

Hanya untuk dia asa dan mimpi ku . . . 

Sabtu, 04 April 2009

Sesalku

" Mungkin terlalu dalam sakit yang kini kurasa

Ku menyesal t’lah mencintamu 

S’mua ini bukanlah yang kuharapkan 

Kau berikan cinta sesaat untukku 

Ternyata ku salah menilai dirimu 

Memang kau tak pantas menjadi milikku "

Semua yang dulu pernah aku rasakan cintamu yang ada didalam hatiku kini hancurlah sudah. Tanpa adanya sebuah kata hati yang tersisa dari dalam benak dan angan yang ada dalam hatiku kini. Hanya kata rindu yang akan selalu datang setiap aku melihat kedatanganmu dan kerinduanmu. Hanya ada hal yang sangat ingin ku sampaikan ketika kamu mengetahui apa yang aku lakukan demi kamu walau ternyata usahaku gagal dan sia-sia belaka dihadapanmu. Tapi yang harus kamu tahu adalah aku telah berusaha untuk memberiukan yang terbaik kepada semua yang pernah pernah memberikan kebahagian yang sangat tulus walau mungkin ada maksud lain yang kamu ingin dapatkan dari itu semua. Aku selalu menerima apa adanya tidak ada kata protes atau kata tolak dariku.

Yang ada hanya kata berhasil atau gagal tapi dengan dua kata tersebut aku selalu bisa mendapatkan yang lebih baik dari apa yang mungkin bisa dia dapatkan hanya dengan bantuan orang lain. Aku selalu berusaha sendiri dulu sebelum aku berhasil. Aku tidak pernah puas dengan apa yang telah aku dapatkan. Aku kan berusaha untuk mendaptkan yang terbaik dan ter dari semua yang pernah aku lakukan semua ini.

Hanya satu rasa yang kini aku rasakan dan mungkin akan membekas selamanya. Bekas yang sulit untuk dihilangkan dari dalam hati ini dari dalam jiwa yang terluka olehnyaa. Semoga dia mendapatkan yang terbaik dari apa yang telah dia dapatkan dariku, doaku untuknya. Hanya satu yang kini aku dapatkan untuk semua yang ada. Aku tidak akan egois dan aku tidak akan mengejar dia untuk mencintaiku tapi aku kan berusaha memberikan yang terbaik kepada semua yang telah memberikan aku ruang dihatinya dan aku hanya ingin semua ada yang mengerti untuk dapat memberi serta menghargai semua yang ada dalam hati ini. Semua yang berawal dari yang baik akan kita petik semua yang terbaik juga. Sesuai dengan apa yang ada didalam hati kecil kita. Tidk ada yangsalah antara aku dan dia, aku dapat memberikan semua rasa ini untuk dia seorang dan hanya dia yang dapat aku berikan.

Mungkin rasa sakit ini tidak akan terasa sakit jika aku tidak merasaknnya . . .