Tampilkan postingan dengan label tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tuhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

tetes penyesalan

malam kembali hadir

mambawa kesunyian bagi jiwa yang mulai lelah

memberikan sebuah ketentraman dalam ketenangan

batin yang bergejolak

hati yang mulai layu

membawa tetes-tetesan air mata

pengharapan kepada Yang Maha Esa

menidurkan ego yang meninggi

membuka hati agar lebih lapang

namun ketika

semua dihadapkan dnegan kenyataan apa yang terjadi

tak akan ku percaya akan kekuasaan-Nya

yang terkadang tak berpihak kepadaku

namun semua ini telah berubah

apa yang menurutku baik belum tentu baik di mata-Nya

dalam sunyi malam ini

dalam kesendirian aku termenung

berintropeksi dengan apa yang telah ku lakukan hari ini

Tuhan terima kasih aku masih bisa menghirup udara untuk hari ini

rasa syukurku kepada-Mu yang dulu terlupakan

akan limpahan berkahmu

kini membuatku tersadar ketika ujian Engkau berikan kepadaku

tetesan air mata penyesalan ini

semoga membuatku semakin dekat kepada-Mu ys Robbi

Senin, 20 Desember 2010

Tuhan, dengar keluhku

untuk sebuah pembelajar
untuk ku dan semua
syukurku ketika ada musibah kepadaku,
saat aku mulai lalai
saat aku hanya memandang keatas
saat lupa akan orang-orang dibawahku
Tuhan mengingatkanku
Tuhan sayang kepadaku
Tuhan terimakasih telah mengingatkan ku
ku ikhlaskan agar Tuhan memberikan kasih-Nya untukku dan untuk semua
Tuhan hanya pada-Mu ku memohon dan kepada-Mu ku bersujud
karna Engkau maha mengetaui segala yang baik dan buruk

Rabu, 10 November 2010

01 November

Tuhan terima kasih Engkau telah menggenapkan angka tahunku dengan begitu usiaku telah berkurang,
ya Tuhan ku, jika yang lain merayakan dengan suka cita, maka aku disini merayakan dengan duka cita
Duka karena usiaku telah berkurang
ya Tuhan ku, dalam doa ibuku tadi pagi namaku disebut,
aku ingin menjadi lebih baik lagi untuk ku, keluargaku, dan sanak familiku,
ya Tuhan ku, kabulkanlah pengharapanku ini, karna hanya Engkau yang maha pengasih
amien

Selasa, 26 Mei 2009

tuhan

Aku yang selama ini tidak dapat mengerti tentang dunia yang terkadang tidak dapat diterima akal sehat ini selalu saja membuat aku sakit. Sakit yang aku rasakan tidak pernah ada yang tahu menahu. Yang ada hanya mereka yang pernah menyakitiku yang hadri dalam kehidupanku. Aku yang selama ini tak ingin disakiti dan menyakiti akhirnya tersakiti juga . aku tak akan membedakan siapa saja yang telah menyakitiku. Tapi aku hanya dapat tersenyum ketika orang tersebut menyakitku. Aku yang slama ini hanya dapat tersenyum dengan semua kejadian yang ada walau aku juga merasakan sakt hati tapi aku hanya dapat diam dan menerima apa adanya. Aku yang hanya sebuah pembuang dari semua orang yang sayang. Orang yang aku sayangi ternyata dapat memberiku rasa sakit yang luar biasa. Aku yang selama ini selalu menghargai apa yang mereka inginkan tapi ternyata aku yang tidak pernah dihargai oleh mereka. Aku hanya dapat menangis untuk semua ini tapi Tuhan akan mendengarkan apa yang aku minta dan mana yang benar dan mana yang salah.

Tuhan ampunilah hamba-Mu ini yag selalu berlumuran dosa . . . .