Rabu, 01 April 2009

Sebel dengan Awal bulan April

Hu'uh sebel . . .

Capek baget hari ini, entah apa kata orang atau memang aku yang bodoh. Semua yang ada harus aku yang lakukan. Aku memang terlalu bodoh mungkin untuk semua ini. Sampai aku sendiri tidak tahu bahwa koneksi internet komputerku LAN dicabut paksa. Aku tidak tahu harus berbuat apa saat itu. Sampai aku sadarai ada yang jagal dari itu semua. Irwan. Aku memang tidak akan marah padamu dan aku juga tidak akan balas dendam apapun kepadamu. Aku hanya ingin kamu jujur kepada semua tentang ini semua. Aku tidak mau semua ini akan ada orang yang akan membalas kepadamu dengan cara yang lebih keji lagi. Aku tidak akan membals apapun kepadamu.

Kenapa semua harus aku dan aku? Sedangkan masih ada yang lain yang siap untuk membuat semua kerjaan ini. Tapi kenapa ujung-ujungnya harus aku lagi? Sebel dengan rutinitas yang ada selama ini. Baru dua bulan aku bekerja sebagai seorang operator warnet tapi rasanya aku sudah seperti lama sekali dan mulai menjemukan. Aku hanya ingin semua berjalan seperti sebelumnya, sama persis saling menghargai dan dihargai tidak saling melecehkan seperti ini. Aku merasakan paling capek dan paling sering tapi ternyata apa yang aku dapatkan tidak sesuai dengan apa yang telah aku korbankan. Aku hanya ingin semua. Tidak akan ada perbedaan yang mencolok tapi kenyataan semua perbedaan ada dan sangat mencolok dimata semua orang, tapi kenapa tetap tidak ada yang menegakkan semua itu?

Aku tidak menuntut apapun dan tidak akan mencari masalah. Aku bekerja disini bukan untuk uang tapi uang yang akan datang kesini, untukku. Bukan aku yang datang dan mencari uang tapi aku selalu berpikir uanglah yang bekerja untukku dan aku hanya menunggu kapan dia datang dan aku mencari agar dia lebih cepat datang kepadaku.

Hu'uh pengen bobo

dah ngantuk nich pengen bobo tapi masih ada teman yang maen . . .

awalan yang baik

Seuntai senyum merekah dari sang fajar yang telah kembali dari peraduannya. . .

Yang memberikan kehangatan dalam tiap langkah yang ada . . .

Tiap apa yang dilakukan penuh dengan semangat ,

dia selalu datag memberikan apa yang kita inginkan.

Semua cita-cita yang kita mimpikan akan segera terwujud dan kita lekas untuk bergerak.

Seakan semua yang ada akan segera hilang degan apa yang akan kita pikirkan

Kehangatan sinar yang telah memberikan sebuah sensasi yang luar biasa hebatnya dan begitu asiknya sehingga,

apa yang telah ada kita lupakan?

Cukuplah dengan sebuah senyuman dan sebuah kehangatan . . .

yang akan membawa kita ke sebuah hal yang sangat indah dan sangat asik untuk kita dengarkan dan rasakan.

Untuk kita kenang dan kta cerikan esok hari . . .

salahkah aku

Salahkah aku?

Jika aku terlalu cinta kepada semua orang yang pernah aku temui dan aku jumpai?

Rasa yang semakin terpendam ini akhirnya aku curahkan juga kepada semua yang mau membaca dan menghargai pa yang orang tulis walau mungkin banyak sekali kata yag tidak tepat dan kurang menggunakan kaidah bahasa yang benar. Semua kerinduan yang melanda didada hanylah sebagian kecil yang ada disetiap tubuh manusia. Hanyalah sangat kecil tetang kebahagiaan itu. Hampir semua orang mempunyai tapi ada yang tidak pantas dan kadang kurang dimengerti tentang perasaaan itu. Semua orang mempunyai rasa dan karsa yang pasti semua itu hak kita untuk memilih. Tidak hanya aku tapi semua orang mempunyai hak yang sama dan saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Hanya saja perbedaan rasa yang membuat kita seakan berbeda. Rasa salingmemiliki dan dimiliki yang berbeda dari semua manusia yang ada.

Andaikan semua ini sama pasti akan sangat tentram dan damai dibumi ini. Tapi salahkah aku jika aku ingi menjadi yang terbaik walau hanya untuk diri sendiri dan sebagian orang lain yang mungkin bisa aku hitung dengan jari?

Rasa yang selama ini aku pendam hanyalah menjadikan sebuah rasa dan angan yang selalu muncul disetiap angan dan keinginnanku yang semakin mendalam tentang apa yang ingin mereka dapatkan kedalam hati yang paling kecil.

Salahkan aku jika aku memilih hidup yang seperti ini? sebagai seorang bisex yang terkadang terlalu aneh untuk dibicarakan? tapi aku lebih cenderung ke arah Hetero. Banyak yang memandang aku sebagai seorang gay. Aku tidak pernah mempersalahkan apa yang menjadi daya dan hak pandang orang lain yang ada di dalam hatiku dan hati orang yang memandang aku. Semua yang mereka pikirkan belum tentu sama dengan apa yang kita pikirkan dan apa yang kita pikirkan belum tentu sesuai dengan apa yang dipikirkan orang lain yang ada. '

Sedekat apapun hubungan kita dengan orang lain tetap saja kita tidak akanpertnah tau apa yang mereka pikirkan kecuali memang kita ada sesuatu yang lebih.

Samapai kapankah aku akan begini untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang sangat dan sangat berharga. aku seniri masih ragu apakah aku kan kembali kejalanang benar-benar lurus atau malah yang tetap seperti ini? Berliku-liku dengan liku yang tiada batas. Semua hanya akan menjadi sebuah kebahagian yang akan mempunyai sebuah ujung yang sama yaitu kebahagiaan.

I Remember

aku haya dapat mengingat

sebuah ingat kecil masa lampau yang sangat indah dan masih asri 

penuh dengan canda tawa

tiada duka

hanya ada kebahagiaan setiap saat

tapi kini . . .

semua telah berubah dan semua telah berbeda . . .

tiada tawa canda karna usia . . .

hanya duka yang setiap hari menyelimuti . . .

dengan semua lara yang setia saat datang menghampiriku . . .

sangat sulit untuk sebuah senyum yang kan merekah . . .

sakit sakit sakit dan sakit

kini semua yang aku rasakan . . .

hanya ada satu pelarianku . . .

yaitu kepada hal-hal yang terlarang . . .

kepada semua lelaki yang telah aku sayangi dan aku cintai . . .

walau aku tidak ernah menyentuhnya dan disentuhnya . . .

hanya kepedihan yang selalu ada di dalam hati

semua kan ada dalam jiwaku

yang semakin lama semakin menepi . . .

entah menepi kemana dan berlabuh kemana?

pelarian yang kuanggap aneh . . .

Resolusi

Yach kata-kata tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga kita. RESOLUSI yang setiap awal atahu kita selalu membuatnya tapi apakah kita juga menjalaninya sesuai dengan apa yang kita tulis dan kita inginkan? Atau hanya menjadi sebuah tulisan yang menghiasin buku awal tahu kita yang mungkin juga menjadi buku harian kita selama satu tahun yang akan datang.

Bulan ke tiga telah berlalu, tinggal bagaimana kita menjalani apa yang telah kta inginkan tersebut. Banyak yang kurang mengerti dengan apa yang mereka sebut dengan sebuah resolusi. Banyak yang hanya mengartikan hanya sebagai sebuah anga dan mimpi untuk tahu depan yang sangat muda untuk terwujud tapi tidak mau berusaha deng sungguh-sungguh. 

Semua mimpi akan mudah terwujud dan mudah tersalurkan. Niat kita yang utama untuk mewujudkan semua mimpi yang ada dan kita miliki tersebut. Bagi ku semua akan terasa mudagh dan senang asalkan kita mudah untuk saling berbagi dan membahagiakan orang lain.

Ayo kita intropeksi apa yang telah terwujud dan apa ynag belum terwujud tentang impian kita semua.

Masih ada delapan bulan kedepam utuk mewujudkan yang belum terwujud. . .,

Anak Jakarta

Apakah semua orang kayak begini, hanya mementingkan diri sendiri? Jadi semakin tidak tenang dengan apa yang ada dan aku alami sekarag ini. Semua nampak beda dengan apa yang ditunjukkan sebelumnya. aku jadi semakin tidak percaya dengan semua yang ada disini. Aku semakin bingung dengan semua ini. Apakah orang Jakarta selalu begitu? hanya mementingkan diri sendiri daripada orang lain? Setidaknya mempunyai rasa dan tidak memaksakan kehendak. beda orang beda juga apa yang harus dilakukan bukan malah menyamakan dengan kebiasaaan mereka. 

Aku sangat kecewa jika memang dia seorang entertaiment sejati ( manager artis ) harusnya dia juga tahu apa yang sedang dikerjakan diakhir bulan. Semua dikejar deadline. bahkan ada yang sampai larut malam dan tidak akan pulang sebelum semua selesai tapi apa, orang tersebut tidak mau tahu. Mungkin kalau dia berada di posisiku pasti juga sama dan akan berbuat yang sama yaitu emosi karna ad orang yang sellau saja sibuk mengganggu apa yang sedang dikerjakannya.

Aku sendiri pertama kali biasa saja dan tidak berbuat yang aneh dan kasar tapi setelah tahu bahwa dia seperti itu aku memang harus kasar. Bukan maksud aku seperti itu agar dia sadar dengan apa yang dia lakukan. Aku sendiri sebetulnya oke-pke saja dengan dia sebelumnya tapi setelah dia selalu maksa dan aku terasa terusik aku juga harus mempunyai ketegasan agar semua berjalan lancar dan tidak ada beban yang sangat amat. 

Mana semua numpuk masih ada pikiran yang belum selesaikan siapa yang tidak emosi. Bahkan orang yang pernah dikenalpun akan memberlakukan yang sama. 

Seharusya sesama entertaiment itu saling mengerti dan slng paham tapi apakah dia saling paham dengan semua yang dia kerjakan seperti itu?