Kamis, 26 September 2013

Peralatan dan Obat-obatan Standar dan Penggantinya

PERALATAN PPGD DAN OBAT-OBATAN

Peralatan PPGD yang harus kita siapkan, antara lain :

1. Kapas

2. Pembalut Perekat (plester)

3. Kain segi tiga/mitela (bahasa belandanya Driedhoek verband)

4. Pembalut gulung/kasa

5. Pembalut kasa/gaas verband

6. Gunting

7. Pipet/pentetes mata

8. Pinset/alat pencepit

9. Karet penasat/bebat putar/tornikuet ( untuk menahan pendarahan)

10. Bidai ( Spalk-bld, Split-ing)

11. Kotak/tas PPGD yang selalu tertutup rapat.

§ Peralatan/obat harus diberi etiket ( tanda) yaitu warna biru : untuk obat luar ( tak boleh diminum) warna putih untuk obat dalam, warna merah/hitam untuk obat-obat yang beracun/bahaya

§ Tuliskan tanggal penerimaan obat/pembelian dan batas kadaluarsanya

§ Simpan ditempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak kecil

12. Obat-obatan yang harus disediakan, antara lain :

§ Obat merah ( Mercurochome/betadine) : untuk luka yang baru yang ringan

§ Yodium ( Yodiumtinctur) obat luka yang berat atau sudah lama

§ Perbalsem?salep : Obat luka lama

§ Amonia Liquida ( cairan amoniak : perangsang bagi yang pingsan)

§ Larutan burowi : Pembersih luka/pencuci luka

§ Boorwater : Pembersih/pencuci luka, bisa juga untuk mata

§ Zulfazincie : Pengobat mata yang sakit

§ Minyak kayu putih : penggosok, penghangat tubuh

§ Bubuk sulfanilamide : pengering/obat luka, tablet norit, obat sakit perut, mulas, keracunan

§ Tablet bikarbonat : obat sakit perut, mulas, keracunan

§ Tablet kina : untuk penyakit malaria

§ Tablet-tablet untuk sakit kepala, demam, dsb ( banyak dijual dipasaran)

§ Obat-obatan yang dianggap perlu.

OBAT-OBATAN DARURAT

Jika alat-alat dan obat-obatan di atas tidak tersedia, sedangkan kita harus segera memberikan pertolongan, maka kita bisa mempergunakan alat dan obat darurat dan sederhana, seperti di bawah ini :

1. Tablet norit diganti dengan arang dapur yang halus atau beras yang telah ditumbuk halus.

2. Amoniak dapat diganti dengan cuka bibit, bawang merah/putih, minyak wangi, atau jahe.

3. Burowi dapat diganti dengan air tebu yang disaring atau dengan air sabun.

4. Tauine Zalf dapat diganti dengan mentega, minyak, kecap (luka bakar).

5. Obat merah dapat diganti dengan daun babadotan yang ditumbuk.

6. Pembalut dapat diganti dengan daun pisang yang masih muda/menggulung atau dengan daun waru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar