Kamis, 20 Maret 2014

Navigasi Darat (part 8) - HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI (ALTIMETER, MENENTUKAN ARAH SELAIN DENGAN KOMPAS, KEHILANGAN ARAH,MEDAN TIDAK SESUAI PETA

HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI
A. ALTIMETER
Altimeter adalah alat untuk mengetahui ketinggian tempat. Alat ini biasanya bekerja berdasarkan tekanan udara. Altimeter ini sangat sensitive, oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam memakainya (seperti tidak boleh kena air, guncangan atau benturan keras, dll).
Kadang-kadang kita melihat dua atau lebih altimeter tidak menujukan ketinggian yang sama pada suatu titik (tempat), hal ini karena keadaan altemeternya juga karena kesalahan-kesalahan yang kita buat. Oleh karena itu untuk menghindari, atau paling tidak memperkecil kesalahan-kesalahan, hal-hal dibawah ini perlu diketahui;
1. Sebelum digunakan, kalibrasikan/cocokan pada suatu tempat yang sama dan sudah diketahui ketinggiannya. Yang paling pasti di pantai (0 mdpl).
2. Cek/periksa kembali atimeter tersebut bila kita dapat menggunakan resection, dengan membaca kontur tersebut. Juga periksalah jika mendapatkan ketinggian yang pasti (triangulasi, cabang sungai, desa, dll).
Ingat!!… Setiap altimeter menunjukan angka ketinggian suatu tempat, bukan berarti ketinggian tempat tersebut sam seperti yang terbaca. Tetapi harus dilihat factor kesalahan dari tiap-tiap altimeter.
B. MENENTUKAN ARAH SELAIN DENGAN KOMPAS
1. Dengan matahari, terbit di timur, terbenam di barat
2. Kuburan islam, bagian kepala/nisan disebelah utara
3. Masjid, kiblat sebelah barat
4. Lumut, makin ke timur biasanya makin tebal
5. Dengan bulan:
a. Bulan muda, lengkung ke kanan, timbul dari barat
b. Bulan tua, lengkung ke kiri, timbul dari timur
C. KEHILANGAN ARAH
Dalam melakukan suatu perjalanan/pendakian gunung tidak jarang seorang pecinta alam/pendaki gunung kehilangan arah. Hal-hal ini biasanya disebabkan:
1. Berjalan pada malam hari
2. Belum cukup sering menggunakan peta dan kompas dalam perjalanannya
3. Tidak tahu titik awal pemberangkatan di peta
4. Potong kompas dan tidakan – tidakan lainnya yang dilakukan secara terburu – buru
Kejadian diatas untuk seorang/regu yang membawa perlengkapan navigasi minimal peta dan kompas.
Jika kita kehilangan arah seperti diatas, hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Jangan panik
2. Berhenti, buka peta dan lihat kompas, coba ingat kembali perjalanan yang anda lakukan dari awal, misalnya anda melewati beberapa bukit, memotong beberapa lembah atau tetap dipunggungan, tafsir jarak, lewat sungai atau tidak, dsb. Coba selusuri perjalanan anda dipeta. Rundingkan dengan kawan bila anda beregu.
3. Jika memungkinkan, kenali tanda medan sekeliling anda, dan coba orientasi atau coba resection. Kalau perlu cari tempat yang terbuka untuk orientasi medan.
4. Jika tidak dapat juga, cari punggungan yang mudah dicapai, susuri punggungan tersebut. Usahakan kearah turun
5. Jangan berjalan pada malam hari karena peta tidak dapat digunakan
6. Ingat!! Berjalanlah dipunggungan
D. MEDAN TIDAK SESUAI PETA
Kadang-kadang dalam melakukan perjalanan, ketika kita membaca peta topografi, keadaan alam tidak sesuai dengan peta. Jangan terlalu membuat keputusan bahwa peta salah!!
Sebagai contoh, ada sungai-sungai kecil yang tidak tergambar pada peta karena sungai-sungai tersebut kering pada waktu musim panas, atau hanya ada airnya dimusim hujan. Ada kampung yang sudah berubah, bahkan yang dipeta tidak ada kampung, ternyata sekarang ada. Jalan setapak yang tidak ada dipeta sekarang ada, atau jalan tersebut ada dipeta tidak ada dilapangan, dsb.
Hal tersebut disebabkan dua faktor:
1. Faktor alam
Peta yang dibuat (biasanya tahun 1940-an) antara tahun dibuat peta hingga sekarang mungkin ada peraturan-peraturan seperti contoh-contoh diatas. Tapi yang pasti letak punggungan/puncak gunung (bukit) dan tanda-tanda medan lainnya kecil kemungkinan untuk berubah.
2. FaKtor dari manusia/kita sendiri
Yaitu kesalahan kita dalam membaca peta seperti mengikuti punggungan yang salah, salah melakukan resection atau salah menentukan titik awal perjalanan, dsb
Jadi bila kita menemukan/melihat sesuatu atau ketidak sesuaian antara peta dengan komposisi lapangan, baca peta sekali lagi. Jangan terpaku oleh satu gejala yang tidak sesuai. Kalau perlu cari tempat agak lapang/terbuka untuk orientasi.
Ingat!!… Kalau banyak hal yang tidak sesuai dengan peta, kemungkinan besar anda yang salah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar