Jumat, 22 Oktober 2010

jiwa yang sepi

tak ada kata-kata yang terucap

hanya dia tanpa kata

sapuan lembut angin mebawa dingin

menusuk tulang

hingga ku nikmati semua tanpa teman

hanya sendiri disini

namun semua ku jalani dengan sebuah kenikmatan

menunggu seseorang tanpa tahu akan kapan hadirnya

hanya aku sisini yang menunggu

menunggu tanpa kepastian

hingga ku mencoba menerka kembali apa yang terjadi dalam masasilamku

kini

semua telah berlalu

semua telah berjalan

waktu yang kini telah merenggut semua yang ada

dalam setiap waktu yang ku jalani

hanya ada asa untuk dia yang ku ukirkan

hanya dia yang selalu ada disini

dihatiku yang seakan telah mati

mati untuk yang lain

hanya dia yang tak akan tergantikan

dalam setiap hariku yang kini ku nikmati dalammalam-malamku

dia

dia dan hanya dia

yang selalu ada

dalam semua pikiranku

hanya kamu yang ada

namun dalmsemua duka ku kamu tak pernah ada

hanya ada disetiap suka ku 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar