Senin, 18 Oktober 2010

kan ku tanggung jawabkan semua perbuatanku

saat mentari kembali  datang

memberikan sebuah kehangat untuk pagi ini

memberikan sebuah keindahan

menyambut jiwa yang sepi

jiwa yang selalu ingin diramiakan oleh orang-orang yang berduit

dengan imbalan tubuh yang mulai melunglai

kini saat pagi dan hangatnya mentari hadir kembali

meninggalkandinginya malam

memberikan ku lelah

setelah semalaman bergulat dengan lelaki  lain

namun hanya lelah yang ku rasakan

entahlah

mungfkin duniaku belumlurus

inginku masih bergumul dengan lelaki-lelaki tampan

yang kuat dalam memuaskan nafsuku

namun ku tak mengerti akan semua

hanya sebuah kesenangan mungkin yang ku dapatkan

kini tubuhku telah renta

tak sperti dahulu lagi

yang mampu untuk ditiduri bebrapa lelaki dalamsemalam

kini

rasa sakit yang hadir disetiap malam ku yang dingin

tak tertahankan

hanya senyum nyinyir  menahan sakit

senyum yang tak seperti  dahulu

penuh dengan daya pikta

namun apa daya semua berjalan

tak akan ada yang abadi

baik dengan fisikku maupun pelacuranku

ingin ku nikmati hari tua ku dengan anak-anak ku

anak hasil pelacuranku

yang entah mana ayah kandungnya

namun semua ini akan ku besarkan dengan penuh tanggung jawab 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar