Jumat, 25 September 2009

Diantara Puing-puing

Walau semua telah hancur

Hatiku yang dulu indah dan harum kini telah mati

Hingga tak seindah dulu lagi

Tapi aku sanagt menikmati semua perlakuannya

Saat-saat sendiri

Saat aku merasakan semua yang telah ku rasakan

Berulang kali

Hingga aku kembali dengan semua rasa ini

Rasa tersakiti

Banyak . . .

Sudah tak terhitung lagi berapa orang yang telah menyakitiku

Aku hanya dapat teriam sendiri disini

Hingga air mata ini tak terasa telah bercucuran

Mangalir membentuk anak-anak sungai

Hingga tak terasa malam telah mejemput

Sang rembulan yang belum menampakkan wajahnya

Hanya sedikit cahaya emasnya yang menyembul dari selimut malam ini

Apa yang akan kau berikan malam ini

Berilah aku kekuat untuk semua

Berikan aku cahayamu

Malam semakin larut

Akupun beranjak pergi

Jalan meninggalkan tempat ini

Tempat yang akan bersejarah dalam hidupku

Tempat yang tak akan ku sentuh untuk dua kalinya  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar